Cara Menggunakan Aplikasi Trading Saham

Artikel terkait : Cara Menggunakan Aplikasi Trading Saham

CARA MENGGUNAKAN APLIKASI TRADING SAHAM


Tulisan ini saya tujukan untuk kamu yang...

  1. sudah memiliki rekening saham dan mendapatkan software/aplikasi tapi bingung bagaimana menggunakannya. 

  2. yang penasaran bagaimana proses jual-beli saham dengan menggunakan software/aplikasi

Setelah membuka rekening saham di perusahaan sekuritas, kita akan mendapatkan software/aplikasi (berikutnya akan saya sebut aplikasi) trading saham. 

Setahu saya semua sekuritas sudah menggunakan aplikasi, jadi para pelaku saham dapat bertransaksi melalui gadget sendiri.

Tetapi, masih ada juga yang menyediakan jasa broker untuk bertransaksi saham. Tidak sebatas "tukang" jual-beli saham, broker atau pialang juga dapat dijadikan konsultan dalam mengambil keputusan.

Berdasarkan pengalaman, saya pernah menggunakan aplikasi trading saham milik Phintacro Sekuritas, CIMB Sekuritas dan BNI Sekuritas. 

Yang akan saya bagikan adalah penggunaan aplikasi trading saham BNI Sekuritas yang masih saya gunakan sampai saat ini.

Tenang saja, semua software trading memiliki fitur dasar yang sama, jadi meskipun saya menuliskan tutorial software milik BNI Sekuritas, kamu dapat meng-aplikasikan ke software sekuritas lainnya.

Biasanya perusahaan sekuritas menyediakan 2-3 jenis aplikasi..

Pertama, dalam bentuk aplikasi yang diinstal di andorid atau ios.

Kedua, aplikasi dalam bentuk website.

Ketiga, aplikasi dekstop yang diinstal pada windows atau mac.

Meskipun jenisnya berbeda, cara penggunaannya tetap sama. Dalam tulisan ini yang akan saya bagikan adalah jenis aplikasi bentuk pertama.

Adapun bentuk aplikasi trading saham jenis kedua dan ketiga tidak saya bahas karena pada dasarnya cara penggunaanya sama seperti aplikasi yang diinstal di android atau ios.

Perlu diketahui, biasanya aplikasi jenis kedua dan ketiga memiliki fitur yang lebih lengkap.

Jika kamu tertarik dengan jenis investasi lainnya silahkan baca 4 jenis investasi menguntungkan untuk gaji kecil.

Menggunakan Aplikasi Trading Untuk Jual Beli Saham

Adapun yang akan saya bahas adalah cara deposit dan penarikan dana, cara membaca order book, cara membeli dan menjual saham, dan cara membaca portofolio.

Nah, yang akan saya bahas diatas, biasanya berada pada menu :
  • Deposit/Withdraw
  • Order Book
  • Buy/Sell
  • Portofolio

Fitur-fitur yang ada pada aplikasi masing-masing perusahaan sekuritas berbeda. Bahkan, ada juga yang menyediakan fitur "robot" didalamnya untuk bertransaksi saham secara otomatis.

Saya tidak menggunakan semua fitur yang ada, malah lebih senang mencari refrensi dari luar.

Seperti...

Dalam software ada menu "news" yang berisi berita-berita terkait pasar modal. Saya jarang menggunakan fitur ini, malah saya banyak baca berita dari bareksa, stock bit dan id.investing. Karena beritanya lebih lengkap dan update.

Dalam software tersedia menu "charts" yang berisi grafik saham. Saya lebih senang menggunakan grafik di stock bit dan aplikasi RTI busines untuk andorid dan ios.

Untuk membaca chart, software minta login lagi, makanya saya malas, hehehe.

Itu hanya contoh.

Jika kamu ingin menggunakan semua fitur yang ada juga tidak masalah.

Login Aplikasi
Semua aplikasi trading memiliki 2 lapis login, yang artinya kamu harus login sebanyak 2 kali dengan password yang berbeda.

Pertama, login masuk ke aplikasi.
aplikasi sofware trading saham bni sekuritas 2
tampilan home aplkasi trading saham BNI Sekuritas

Kedua, login untuk bertransaksi.
aplikasi sofware trading saham bni sekuritas 10


Kamu dapat membedakan login pertama dan kedua akan menampilkan menu yang berbeda.

Perhatikan kotak merah dibawah. Menu "transaksi" bertambah setelah login kedua.

aplikasi sofware trading saham bni sekuritas 1
kiri (login pertama), kanan (login kedua)

Login pertama kita tidak dapat melakukan transaksi, karena menunya tidak muncul...

Setelah login kedua barulah menu transaksi muncul dan kamu bisa melakukan transaksi.

Untuk melihat chart atau harga saham tertentu pada order book cukup pada login pertama saja. Login kedua dibutuhkan ketika kita melakukan hal-hal yang bersifat "transaksi".

Deposit
Deposit, sesuai pengertiannya untuk mengisi/menambah dana di portofolio.

Bagaimana cara deposit ?
Lakukan transfer dana ke rekening saham bank kustodian.

Bank kustodian adalah bank yang ditunjuk oleh perusahaan sekuritas untuk melakukan administrasi terkait dengan investor, seperti pengiriman surat konfirmasi transaksi jual, beli, pengalihan (switching), perhitungan unit, dan pengiriman laporan.

Contoh, Phintacro sekuritas menggunakan bank Mandiri, BNI sekuritas menggunakan bank BNI, Cimb sekuritas menggunakan bank CIMB Niaga.

Jadi, ketika kamu transfer deposit ke rekening saham sama saja seperti transfer antar-bank pada umumnya.

Pada aplikasi Phintacro saya menemukan menu Deposit. Jadi setelah transfer dana, kita diminta untuk melakukan konfirmasi melalui menu deposit.

Sedangkan pada BNI sekuritas saya cukup transfer ke nomor rekening saham milik BNI juga, jadi tidak perlu konfirmasi deposit.

Withdraw
Withdraw, sesuai pengertiannya untuk menarik/mengirim dana dari portofolio ke bank tujuan.

Withdraw sama saja dengan menarik dana dari rekening saham.

Tapi perlu diketahui, tidak bisa sembarangan withdraw, karena harus dipastikan dana tersebut pada portofolio dalam keadaan "ready" atau biasanya dapat dilihat pada status "cash" atau "cash on hand".

Misal, kita menjual saham pada hari ini dan ingin menarik uang tersebut pada hari ini juga. Hal ini tidak dapat dilakukan, karena dana tersebut belum "sampai" pada bank kustodian.

Nah, biasanya setelah 3 hari sejak transaksi atau T + 3, dana sudah ready dan dapat dilakukan withdraw.

Portofolio
Menu portofolio menampilkan beberapa informasi, diantaranya yang penting adalah
1. jumlah dana yang "ready"
2. sisa dana yang dapat digunakan untuk membeli saham
3. jumlah total dana atas saham yang dimiliki
4. saham yang dimiliki berikut jumlah lot dan profit/loss-nya.

aplikasi sofware trading saham bni sekuritas 7
Tampilan Portofolio


Order Book
Adalah daftar harga jual dan harga beli suatu saham pada saat ini.

Perhatikan contoh order book saham ELSA dibawah ini.

tampilan order book
tampilan order book

Nomor 1
Yang saya beri kotak berwarna kuning itu menunjukkan harga saham yang ditawarkan oleh penjual dan pembeli.

Yang sebelah kiri adalah harga bid atau harga yang ditawarkan pembeli.

Yang sebelah kanan adalah harga offer atau harga yang ditawarkan penjual.

Cara membaca harga pada order book...dimulai dari paling atas... harga yang paling atas adalah yang berlaku pada saat ini...

Kamu dapat melihat harga bid ada di 378 dan harga offer ada di 380.

Nomor 2
Nomor 2 menunjukkan jumlah lot yang ditawarkan. Pada harga bid 378 ada 864 lot yang ingin dibeli oleh pembeli, pada harga 380 ada 419 lot yang ingin dijual oleh penjual, dan seterusnya.

Nomor 3
Nomor 3 menunjukkan jumlah antrian trader. Pada harga offer 380 ada 419 lot yang tersedia milik 27 orang trader.


Data order book dapat berubah setiap detiknya....

Jika kamu sudah tahu mana bid mana offer, langkah selanjutnya melakukan transaksi. Jika belum, maka kamu harus mempelajari order book sekali lagi.

Yang harus diperhatikan adalah yang mana harga bid, harga offer, dan jumlah lot-nya.

Buy/Sell

Membeli Saham
Pilih menu Buy, lalu akan muncul seperti gambar dibawah ini...

aplikasi sofware trading saham bni sekuritas 11
Form Beli


Nomor 1
Stock, di isi kode saham

Nomor 2
Price / Lot, di isi harga yang ingin ditawarkan dan jumlah Lot yang diinginkan

Nomor 3
Pada bagian hitam adalah order book, akan muncul ketika memasukan kode saham.

Contoh, saya beli saham PT. Telkom, kode sahamnya TLKM

Masukkan TLKM pada kolom stock, maka order book akan muncul.

aplikasi sofware trading saham bni sekuritas 9





Perhatikan daftar harga bid.

Saya membeli di harga 4080 sebanyak 9 lot.

Dibawah nomor 2, ada Val : 3.672.000, itu adalah total harga, 4080 dikali 9 lot dikali 100 lembar.

Total dana yang dikeluarkan untuk membeli 9 lot saham TLKM di harga 4080 adalah Rp 3.672.000.

Setelah menginput, lalu pilih "send" yang ada pada sudut kanan bawah.

Maka request pembelian saham akan masuk ke daftar antrian.

Perhatikan diharga 4080 sudah ada 619 lot antrian, maka kita masuk ke dalam antrian ini.

Lho kok masuk antrian?

Ceritanya... kita menjual diharga 4080, berarti masuk di harga bid, betul? Ya.

Sebenarnya di harga bid 4080 itu sudah ada trader-trader lain yang mengantri untuk membeli saham. Lihat saja permintaanya 619 lot. Ditambah kita yang masuk 9 lot lagi! Jadi antri menjadi pembeli.

Apa jadinya jika kita membeli di harga offer?
Ingat offer itu adalah harga jual.

Pada gambar diatas dapat dilihat offer di harga 4090 tersedia 142 lot.

Jika kita membeli di harga 4090 sebanyak 9 lot, maka kita langsung mendapatkan saham tersebut. Karena memang tersedia penjual pada saat itu juga. Kita tidak perlu mengantri seperti pada harga bid tadi.

Bagaimana jika kita membeli di harga 4090 sebanyak 150 lot?
Lihat lagi pada offer 4090 tersedia 142 lot. Otomatis maka kamu akan langsung mendapatkan 142 lot...

sementara itu, 8 lot sisanya akan menjadi harga bid 4090. Order book pun berubah menjadi seperti ini...
order book berubah

Jadi yang perlu diingat 2 hal dalam transaksi beli ini, yaitu...

Jika beli diharga bid maka kita harus mengantri, jika beli diharga offer langsung dapat sahamnya...

Menjual Saham
Pilih menu sell, lalu akan muncul gambar seperti dibawah ini...

aplikasi trading saham
Form Jual


Nomor 1
Stock, di isi kode saham

Nomor 2
Price / Lot, di isi harga yang ingin ditawarkan dan jumlah Lot yang diinginkan

Nomor 3
Pada bagian hitam adalah order book, akan muncul ketika memasukan kode saham.

Contoh, saya jual saham PT. Telkom, kode sahamnya TLKM

Masukkan TLKM pada kolom stock, maka order book akan muncul.

aplikasi sofware trading saham bni sekuritas 10



Perhatikan daftar harga offer.

Saya menjual di harga 4090 sebanyak 9 lot.

Dibawah nomor 2, ada Val : 3.681.000, itu adalah total harga, 4090 dikali 9 lot dikali 100 lembar.

Total dana yang diperoleh saat terjual 9 lot saham TLKM di harga 4090 adalah Rp 3.681.000.

Setelah menginput, lalu pilih "send" yang ada pada sudut kanan bawah.

Maka request pembelian saham akan masuk ke daftar antrian.

Perhatikan diharga 4090 sudah ada 142 lot antrian, maka kita masuk ke dalam antrian ini.

Apa jadinya jika kita menjual di harga bid?
Ingat bid itu adalah harga beli.

Pada gambar diatas dapat dilihat bid di harga 4080 tersedia 636 lot.

Jika kita menjual di harga 4080 sebanyak 9 lot, maka saham tersebut langsung terjual. Karena memang tersedia pembeli pada saat itu juga. Kita tidak perlu mengantri seperti pada harga offer tadi.

Bagaimana jika kita menjual di harga 4080 sebanyak 640 lot?
Lihat lagi pada bid 4080 tersedia 637 lot. Otomatis maka saham kamu akan langsung terjual 637 lot...

sementara itu, 4 lot sisanya akan menjadi harga offer 4080. Order book pun berubah menjadi seperti ini...



Jadi yang perlu diingat 2 hal dalam transaksi jual ini, yaitu...

Jika jual diharga offer maka kita harus mengantri, jika jual diharga bid langsung terjual sahamnya...

Demo Trading Saham

Kamu sudah mengetahui cara jual-beli saham menggunakan software, maka tidak akan berasa jika ilmunya tidak dipraktekan.

Jangan khawatir jika kamu belum memiliki rekening saham, kamu dapat membuat akun dan simulasi trading saham secara gratis.

Saya menyediakan 2 jenis simulasi trading, pertama menggunakan Kontan Online yang berbentuk website, kedua menggunakan aplikasi andoroid RTI Business.

Pada demo trading fitur RTI Business lebih lengkap dibandingkan Kontan Online, selain itu transaksinya hampir mirip dengan trading yang sesungguhnya.

Jika pada RTI Business diberikan modal virtual awal sebesar Rp 100.000.000, maka Kontan Online memberikan modal sejumlah Rp 250.000.000.

Lengkapnya silahkan kunjungi Demo Trading Saham Gratis 


Image source :
1. http://www.iqoptionindonesia.com (header image)

Artikel Blogger Finansial & Pekerjaan Lainnya :

17 komentar:

  1. Cuman bisa jadi penontonnya saja wal.. hahah
    penasaran sih sama trading - tradingan, sering liat iklannya di google, jujur saja memang tertarik juga untuk maen - maen gituan, masih banyak hal yang belum di mengerti,

    ReplyDelete
    Replies
    1. nanti akan dibahas step awalnya, kemudian tinggal ikuti aja,

      tapi kalau mau tau sensasi trading saham ya bisa coba akun virtual ini

      Delete
  2. Saya mau mempelajari demonya dulu sajalah. Kalau langsung terjun kayak kok masih keder. Masih terasa asing banget itu istilah-itilahnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. memang harus demo dulu mas baru terjun langsung mencoba sesungguhnya.. kita butuh belajar sebelum benar2 bertransaksi real

      Delete
  3. Thanks buat sharing-nya. Saya juga baru install aplikasi online trading Mansek. Lagi kulik-kulik fiturnya nih.

    ReplyDelete
  4. Lengkap sekali ulasannya. Saya masinebeng suami untuk urusan saham, tapi di smatphone dan notebookku bisa ngebuka aplikasinya. So far, sudah ngerti ngebaca saham mana yang sebaiknya dibeli dan saham mana yang harus dijual di waktu yang tepat tentunya

    ReplyDelete
    Replies
    1. berarti pengetahuan mbak udah lumayan soal pasar modal karena sudah bisa memastikan timing yang tepat untuk membeli dan menjual saham.

      Delete
  5. Sebenarnya saya sendiri kurang paham sih mas soal trading. Tapi artikel ini bener-bener komplit deh ilmunya

    ReplyDelete
    Replies
    1. nanti akan saya buatkan artikel awalnya, agar mengerti hingga tuntas

      Delete
  6. Mantap yah tipsnya mas. tetap semangat dalam menulis dan berbagi tulisan

    ReplyDelete
  7. sebagai orang awam saham, agak pusing juga baca tulisan ini.

    tapi over all, sekarang emang makin canggih main trading

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya kira juga begitu, hehe pasti pusing bacanya,,, tapi yang udah memulai asyik kok, aplikasi trading saham itu layaknya pasar, ada penjual dan ada pembeli

      Delete
  8. Aku sudah punya aplikasinya dan deposit tapi belum dimulai hihi, untung terdampar disini jadi belajar banyak. Thanks for sharing mas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. wahh, silahkan dicoba mbak, kan transaksi sudah paham ,tinggal direalisasikan saja

      Delete
  9. Dari dulu belajar trading ga bisa bisa hehehehhe ga, makasih sharingnya mas mudah di mengerti :)

    ReplyDelete
  10. Saya masih di tahap penasaran nih. Kayanya perlu saya bookmark dulu deh postingan ini sambil saya cerna pelan-pelan. Hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. nanti akan saya buatkan artikel baby stepnya mbak, jadi akan lebih mudah dipahami nantinya

      Delete

Komentar spam tidak akan di-approve.

Copyright © 2017 Blogger Finansial & Pekerjaan by Sabda Awal