Belajar Saham Itu Mudah, Begini Panduan Lengkapnya

Artikel terkait : Belajar Saham Itu Mudah, Begini Panduan Lengkapnya

Jika ditanya mengapa saya memilih saham sebagai sarana investasi,

Alasan pertama, saya sadar menabung bukanlah solusi. Setiap tahun nilai uang yang kita simpan akan berkurang sesuai dengan laju inflasi. Ditambah dengan potongan biaya administrasi dari bank bersangkutan.

Alasan kedua, return hasil investasi saham paling tinggi dibandingkan dengan jenis investasi lainnya. Dalam hal ini saya membandingkan 3 jenis instrumen investasi, yaitu saham, emas dan deposito.

Datanya saya kumpulkan sendiri. Saham berdasarkan IHSG, emas berdasarkan harga emas, deposito dapat dibilang returnnya bersifat fix sebesar 5%. Lalu saya mengolah selisih IHSG dan harga emas setiap tahun menjadi persentase sehingga menjadi...

Dapat dilihat melalui grafik dibawah ini.
perbandingan return investasi 5 tahun terakhir
Perbandingan return investasi 5 tahun terakhir, saham, emas dan deposito


Alasan ketiga, cara investasi saham cukup mudah. Adapun yang saya lakukan adalah membuka rekening saham, lalu belajar, kemudian membeli saham.

Alasan keempat, dapat dilakukan dengan modal kecil. Kita dapat menerapkan konsep menabung saham, yaitu membeli dalam jumlah tertentu secara konsisten, misal setiap bulan.

***

Untuk benar-benar paham tentang saham saya membuatkan daftar isi ( lihat daftar isi ) sebagai berikut agar mudah dipahami step by step  :
  1. Mengenal Saham
  2. Menjadi Trader atau Investor
  3. Analisis Teknikal dan Fundamental
  4. Membuat Rekening Sekuritas
  5. Belajar Jual beli Saham menggunakan aplikasi Trading
  6. Simulasi Trading Saham sesuai kondisi pasar sesungguhnya (praktik)
  7. Bahan Pendukung Investasi Saham

***

Bab artikel ini adalah Mengenal Saham. Saya buat dalam bentuk pertanyaan agar mudah dipahami. Apabila ada pertanyaan lainnya selain yang sudah saya tuliskan silahkan tulis di kolom komentar agar saya jawab.

Belajar Saham Itu Mudah, Begini Panduan Lengkapnya

Apa itu saham ?
Saham adalah bukti kepemilikan suatu perusahaan.
Sama saja seperti BPKB bukti kepemilikan kendaraan bermotor. Hehe.

Zaman dulu, saham berbentuk kertas. Tetapi sekarang sudah berbentuk digital.

Dimana jual beli saham ?
Jual beli saham dilakukan di pasar modal dalam hal ini dikelola oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), dapat dicek di http://idx.co.id.

Lembaga lain yang berhubungan dengan pasar modal...
Walaupun saham berbentuk digital, record kepemilikan saham bisa dicek secara online di PT. Kustodian Sentral Efek Indonesia.

Sementara yang menjadi penjamin saham adalah  Penjaminan Efek Indonesia (KPEI).

Bagaimana cara jual beli saham ?
Jika dahulu jual beli saham melalui perantara broker atau pialang, sekarang dapat dilakukan melalui aplikasi trading saham pada smarthone dan website oleh masing-masing individu.

Bagaimana cara mendapatkan aplikasi trading saham?
Caranya harus membuka rekening saham terlebih dahulu.

Dimana tempat membuka rekening saham?
Di perusahaan sekuritas. Mungkin Anda pernah mendengar BNI sekuritas, Mandiri Sekuritas, OSO Sekuritas, IndoPremier Sekuritas dan lain sebagainya.

Daftar perusahaan sekuritas dapat dilihat pada daftar sekuritas ini dan list lengkapnya dapat dilihat pada daftar Perantara Pedagang Efek di situs BEI.

Bagaimana cara membuka Rekening Saham di Perusahaan Sekuritas?
Dapat dilakukan secara offline dengan mengunjungi perusahaan sekuritas terdekat. Silahkan bawa KTP dan NPWP.

Dapat juga mendaftar secara online melalui situs perusahaan sekuritas bersangkutan.

Apakah saham itu judi/gambling?
Judi adalah taruhan dan penuh ketidakpastian. Jika taruhan kita tidak tepat maka uang yang dipertaruhkan  hilang begitu saja, jika taruhan tepat maka dibayarkan sesuai kesepakatan.

Penuh ketidakpastian, tidak ada instrumen yang mampu membantu dalam membuat keputusan dalam perjudian.

Sementara saham adalah bukti kepemilikan perusahaan.

Saya lebih condong menyebut saham itu seperti sebuah barang yang memiliki nilai. Harganya bisa naik dan turun sesuai dengan kondisi perusahaan. Sama seperti emas, kita beli tahun ini, lalu menjualnya tahun depan saat harganya naik. begitu juga dengan saham, kita menjualnya saat harganya naik.

Misal, Anda beli tahun ini seharga Rp 1000. Ternyata bulan depan perusaahan tersebut berkembang pesat sehingga harga sahamnya menjadi Rp 1.500. Lalu Anda menjualnya dan memperoleh keuntungan.

Atau

Pembagian keuntungan melalui deviden. Setiap akhir tahun saat tutup buku tahunan perusahaan mempublikasi laporan keuangannya. Laba yang dihasilkan akan dibagikan ke pemegang saham sesuai dengan jumlah saham yang dimiliki.

Jika rugi harga saham turun. Misal, kita membeli saham perusahaan A tahun ini. Ternyata tahun depan perusahaan tersebut "goyah" sehingga harga sahamnya ikut turun.

Khawatir harga sahamnya turun terus, maka kita memutuskan untuk menjualnya. Ya, dapat dipastikan kita rugi karena harga saat beli lebih tinggi daripada harga jual.

Apakah ada saham syariah?
Ada!

Saham syariah merujuk kepada bidang perusahaan yang sesuai dengan prinsip syariah.

Perusahaan perbankan otomatis bukan termasuk saham syariah.

Apabila ada perusahaan yang menghasilkan berbagai macam jenis produk dan jasa halal dan non halal. Masih dapat dikategorikan sebagai saham syariah asalkan pendapatan non halalnya dibawah 10% dari total pendapatannya.

Kemudian, perusahaan yang memiliki utang berbasis bunga kurang dari 45 % dari total asetnya masih dapat dikategorikan sebagai saham syariah.

Daftar saham syariah diterbitkan oleh OJK dan Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) 2 kali dalam satu tahun. Anda dapat melihat daftar ini di website resmi OJK.

Saya tidak tahu yang mana saham syariah, lalu bagaimana cara bertransaksi saham nantinya?
Saat membuka rekening saham ada pilihan rekening saham reguler atau syariah.
Maka pilihlah rekening saham syariah, maka otomatis kita hanya bisa bertransaksi saham syariah saja.

Apa itu lot?
Lot adalah satuan lembar saham

Pembelian minimal 1 lot =  100 lembar saham.

Apa itu fraksi harga saham?
Harga saham dalam pasar modal itu beragam dimulai dari Rp 50 s.d puluhan ribu rupiah per lembarnya. Untuk itu diperlukan yang namanya fraksi harga saham.

Fraksi harga saham adalah pedoman perubahan harga sesuai dengan harga saham.

Dalam hal ini BEI membuat 5 fraksi harga saham, yaitu...
Kelompok Harga Saham Fraksi Harga
Rp 50 - 200 Rp 1
Rp 200 - 500 Rp 2
Rp 500 - 2.000 Rp 5
Rp 2.000 - 5.000 Rp 10
> Rp 5.000 Rp 25

Penjelasannya begini...

Misalkan ada Saham A harganya Rp 198/lembar. Saham A masuk dalam fraksi pertama yaitu Rp 1.

Contoh, harga turun Rp 197, 196, 195 dst. Harga naik Rp 198, Rp 199, Rp 200. Saham A naik ataupun turun sebesar Rp 1 saja sesuai dengan fraksi harganya.


Nah, jika harga saham A sudah mencapai harga Rp 200/lembarnya, maka saham A sudah masuk ke fraksi kedua yaitu Rp 2.

Contoh, jika harga saham A naik Rp 202, Rp 204, Rp 206 dst.

Namun, apabila harga saham A turun kembali dari Rp 200 menjadi Rp 199, maka fraksi harganya berubah lagi menjadi fraksi pertama yaitu Rp 1.

Apa yang harus dipelajari dalam dunia saham?
Pertama, belajar analisis teknikal dan analisis fundamental.

Kedua, belajar menggunakan aplikasi trading.

Ketiga, belajar psikologi trader.


Darimana keuntungan saham diperoleh? 
Pertama, selisih antara harga beli dan harga jual.
Kedua, pembagian deviden.

***
Saya kira sampai disini saja dulu pengenalan dunia saham. Apabila ada pertanyaan silahkan tinggalkan pada kolom komentar atau menghubungi saya langsung melalui halaman email.

Image source :
1. Republika.com (header image).

Artikel Blogger Finansial dan Pekerjaan Lainnya :

19 comments:

  1. menarik sekali dipelajari, kalau ada dana bisa dicoba biar ngrasain pembagian deviden

    ReplyDelete
    Replies
    1. dicicil saja beli sahamnya mas, jangan nunggu ada dana. Gunakan konsep menabung saham

      Delete
  2. Mungkin saya belum terbiasa... agak mumet bacanya bro, hahahaa

    ReplyDelete
  3. Wahh!! Tips menarik nih tentang dunia saham..

    Cuma kalau saya pribadi harus secara stepbystep untuk mempelajarinya secara detail..😊😊 ok thanks sudah berbagi..

    ReplyDelete
  4. Saham juga berarti sama halnya kayak kita invesatasi ke emas gituh yah... artinya kita beli kemudian kita jual lagi ketika harganya sedang naik..
    Dari penjelasan diatas kita harus mengerti analisis teknikal dan analisis fundamental.... berarti , mungkin di aplikasi si yang punya saham itu mungkin gak ada semacam rekomendasi apakah akan menjual saham atau enggak.. ??? apakah kalau dijual saham untung atau enggak ...
    kalau semisal emas kan kita tanya ke toko emas... harga emas lagi naik atau turun... jadi kita tahu bahwa emas harganya naik atau turun...
    nah apakah saham juga demikian, ???

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul sekali mas Ahmad, persis seperti jual beli emas, beli diharga rendah, lalu jual di harga tinggi, selisih harga akan menjadi keuntungan untuk kita.

      Tidak semua aplikasi trading memiliki fitur rekomendasi, tapi ada situs yang menyediakan rekomendasi berdasarkan teknikal

      Delete
  5. Pandangan umum, termasuk saya juga kena saham itu masih "mainannya" orang kaya. Pertanyannya, strategi saham yang untung itu ditentukan oleh besarnya modal atau jual-beli saham. Sorry, kalau pertanyaannya semacam tidak bermutu karena memang saya masih awam banget sama saham

    ReplyDelete
    Replies
    1. saham untuk semua kalangan mas, kita bisa menerapkan sistem menabung saham dengan membeli secara rutin setiap bulan. Daripada ditabung di bank kan ada biaya administrasi, belum lagi nilainya berkurang karena laju inflasi.

      Sedangkan disaham, kita dapat memperoleh profit.

      Tentunya strategi saham itu ada, baik dengan modal kecil atau pun besar, saya sudah membahasnya dalam tulisan menjadi trader atau investor.

      Delete
  6. Makasih infonya Mas, semoga 2018 saya dan Suami bisa punya saham syariah :)

    ReplyDelete
  7. Meskipun membingungkan sedikit tidaknya tahu soal saham :)

    ReplyDelete
  8. Ini sangat menarik untuk dipelajari. Nice infonya, Mas..
    Tapi kalau aku lebih enak belajar sama mentor yang sudah bisa dan handal, jadi kalau ada apa-apa bisa tanya langsung..he

    ReplyDelete
    Replies
    1. biasanya mentor handal berbayar mas, hahaha... mereka adakan training

      Delete
  9. tenyata bukan cuma saya yg mumet bacanya wkwkwkwkwkwk

    ReplyDelete
  10. aku pengen belajar saham dan main saham mas, tapi kok ngeri ngeri manj ya, hihiihih

    ReplyDelete
  11. Aku lagi tertarik saham lagi neh, dulu pernah coba cuman gagal terus.

    ReplyDelete
  12. Saya nyimak dulu melalui postingan ini, nice info kak. Saham belum tertarik sih.

    ReplyDelete
  13. NIce info... saya baca dulu deh... hehee...

    ReplyDelete
  14. saya masih bingung
    tapi pengen nyobanya

    ReplyDelete
  15. ,emarik, tapi masih agak bingung sih. mungkin jika saya belajar lebih jauh lagi.
    overall, berjualan sahan lumayan menggiurkan ya!

    ReplyDelete

Komentar spam tidak akan di-approve.

Copyright © 2017 Blogger Finansial dan Pekerjaan by Sabda Awal