Begini Cerita Saya 4 Tahun Bekerja di Bea Cukai

Artikel terkait : Begini Cerita Saya 4 Tahun Bekerja di Bea Cukai

InsyaAllah tulisan ini akan senantiasa saya update setiap setahun sekali (agar selalu tersedia informasi baru) selama saya mengabdi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Nama saya Sabda Awal, kelahiran Sumatera Utara. Saya menjadi pegawai Bea Cukai setelah lulus sebagai mahasiswa STAN.

Sewaktu kuliah, saya memilih prodi D1 Kepabeanan dan Cukai STAN. Saya hanya kuliah selama 10 bulan dan lulus pada tahun 2012.

Cara menjadi pegawai Bea Cukai ada dua opsi :

Pertama, kuliah di STAN dengan memilih jurusan Kepabeanan dan Cukai.

Kedua, mengikuti seleksi umum rekruitmen umum CPNS Kementerian Keuangan.

Pada tulisan ini saya ingin menceritakan perjalanan pengabdian saya selama menjadi pegawai Bea Cukai.

Sementara itu, gambaran umum perkerjaan Bea Cukai sudah saya rangkum pada tulisan saya Ingin Menjadi Pegawai Pajak atau Bea Cukai? Perhatikan 4 Hal Ini.

Begini Cerita Saya 4 Tahun Bekerja di Bea Cukai

Untuk pengetahuan umum tentang Bea Cukai selama ini masyarakat sudah mendapatkan edukasi dari channel Net TV dalam program CUSTOMS.

Baiklah, usia pekerjaan saya masih seumur jagung. Jika dihitung-hitung baru 4 tahunan.

Dulu mengapa saya memilih jurusan Bea Cukai karena saya merasa saingannya tidak terlalu banyak (Ujian Saringan Masuk STAN). Soalnya, dulu itu prodi Bea Cukai hanya untuk laki-laki saja, sedangkan sekarang laki-laki dan perempuan boleh mendaftarkan diri.

Dibandingkan dengan jurusan pajak, semua gender boleh mendaftarkan diri.

Begini Cerita Saya 4 Tahun Bekerja di Bea Cukai
Ini Saya
Seingat saya persyaratan memilih Jurusan Bea Cukai, untuk laki-laki tinggi minimal 165 cm, sementara perempuan 160 cm.

Mata harus sehat, tidak boleh rabun. Sehat fisik dan rohani.

Tuh kan, saingannya jelas makin sedikit dengan persyaratan tambahan diatas.

Saat mendaftar, saya sama sekali tidak tahu Bea Cukai itu apa. Lucunya, junior-junior saya ketika saya tanya, "Sewaktu mendaftar, tahu Bea Cukai itu apa?".

Mereka jawab, "Tidak tahu Bang".

Jawabannya sama seperti saya dulu, hahaha 😂 .

Penempatan pertama saya di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Belawan,- Sumatera Utara.

Belum Jadi PNS

Saat penempatan pertama, kami tidak semata-mata langsung menjadi PNS, bahkan bukan pula CPNS, melainkan CCPNS (Calon CPNS) alias OJT (On Job Training).

Masa OJT sudah mendapatkan gaji sebesar Rp 800.000/bulan. Sisanya akan di rapel ketika status sudah menjadi CPNS, seperti gaji pokok, tunjangan kinerja, dan tunjangan tambahan.

Yang ingin tahu saya sudah memperoleh apa saja selama bekerja, silahkan baca 4 Tahun Bekerja Sudah Punya Apa?. Sebenarnya ini bagian dari Money management yang saya jalani dengan baik.

Pada setiap kantor terdiri dari bidang/divisi, dalam Bea Cukai disebut sebagai seksi. Nah, saya ditempatkan di Kaur (semacam subseksi) Tata Usaha dan Kepegawaian. Sampai sekarang saya belum pernah terjun langsung ke bagian teknis, hihi.

OJT itu menggunakan baju hitam putih. Persis seperti pakaian pegawai magang di tempat umum. Disini saya belajar banyak, mengenai tata usaha dan kepegawaian.

Mulai dari hal-hal kecil, seperti pendistribusian surat, penomoran surat, penggandaan bahkan hal terkecil cara stempel yang benar pun diajarkan. Jadi saya merasa bersyukur ditempatkan dibagian tata usaha ini.

Saya juga sempat diperbantukan sebagai staf kepala kantor 😀

Dari pekerjaan-pekerjaan kecil itu saya mulai belajar tentang kepegawaian, mulai dari cuti, absensi, kontrak kinerja, pembuatan surat Tugas, surat perjalanan dinas, tata cara menjawab surat sampai pendosiran file-file pegawai. Sedikit banyak saya juga mengetahui peraturan terkait tata usaha dan kepegawaian.

Saat SKEP CPNS kami keluar, maka secara resmi kami menjadi CPNS. Saat itu, saya sudah kebagian bakal baju untuk dibuat seragam. Adapun pengangkatan menjadi PNS tepat di 1 Oktober 2013.

Makanya, 1 Oktober 2017 lalu golongan saya naik, dari II.a menjadi II.b. Sebelumnya menggunakan pangkat garis satu putih, sekarang sudah garis dua putih. Secara struktural dan memenuhi ketentuan, setiap 4 tahun sekali golongan akan naik.

Begini Cerita Saya 4 Tahun Bekerja di Bea Cukai
Naik golongan


Oh ya, untuk soal golongan, tamatan D1 golongan II.a, tamatan D3 golongan II.c, penerimaan umum S1 golongan III.a.


Rolling

Biasanya disetiap kantor ada kebijakan rolling, yaitu pemindahan pegawai ke seksi lainnya setiap 6 bulan sekali. Tujuannya agar pegawai paham tugas di setiap masing-masing seksi yang ada.

Makanya, meskipun statusnya sebagai pegawai Bea Cukai, jika ditanya case A, belum tentu tahu tentang masalah tersebut. Karena sebelumnya memang belum pernah menghadapi case A.

Samalah seperti di kantor umum lainnya, rata-rata pegawai hanya menguasai bidangnya masing-masing.

Bahkan saya pernah ditanya oleh teman soal barang kiriman pos dan barang bawaan penumpang di bandara kedatangan internasional. Ya, saya harus cari informasi dulu, cari peraturan dan menghubungi teman-teman yang berhubungan langsung dengan tugas tersebut.

Apalagi jika saya ditanya soal cukai 😂 saya minim pengetahuan soal yang satu ini.

Sejak status saya menjadi CPNS saya pun di-rolling ke seksi Pengolahan Data dan Administrasi Dokumen (PDAD),- subseksi Pengolahan Data.


Nah, Pengolahan Data tugasnya mencakup memenuhi permintaan data dari internal dan eksternal, mengolah data, menjadi administrator, termasuk urusan jaringan, hardware dan yang berhubungan dengan vendor penyedia internet.

Atasan mengetahui jika saya menyukai IT, makanya dipindah ke subseksi tersebut. Sekarang ini yang saya rasakan, penempatan seorang pegawai pada suatu seksi disesuaikan dengan minat dan bakat pegawai tersebut.

Selama 3,5 tahun saya ditempatkan pada subseksi ini. Kemudian saya dipindahkan ke seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi,- subseksi Layanan Informasi.

Di seksi ini saja bekerja di frontdesk untuk mengedukasi setiap orang yang datang, bertanya, dan menelpon untuk mengetahui infromasi Kepabeanan. Selain itu, termasuk menyelesaikan sebagian kecil permasalahan di bidang kepabeanan. Ditambah setiap kegiatan penyuluhan dan sosialisasi saya ikut menjadi panitia.

Job desk ini juga membuat saya banyak membaca peraturan-peraturan terbaru supaya tetap update. Bertanya kesana-kemari jika ada hal yang tidak saya ketahui 😂.

Mutasi
Pada Direktorat Bea dan Cukai, mutasi itu pasti bagi semua orang.

Di awal lulus STAN maupun lulus rekruitmen umum CPNS pasti ada surat pernyataan yang harus ditandatangi, yang isinya bersedia ditempatkan dimana saja, dari ujung timur hingga ujung barat Indonesia, hihi...

Tetapi jangan khawatir, kemanapun pindah tugasnya, diakhir masa bhakti biasanya pegawai akan dikembalikan ke daerah homebase sesuai dengan data yang diisi oleh pegawai yang bersangkutan.

Tidak jarang juga ada yang cukup kesulitan saat mutasi, terlebih lagi yang sudah menikah dan memiliki anak. Kebayangkan bagaimana repotnya pindahan ? Jika masih single  tidak masalah, tinggal bawa badan dan perlengkapan. Kelar deh.

Beda cerita yang sudah  berkeluarga dan memiliki anak. Banyak pertimbangan yang harus dibuat, apakah tempat tugas baru kondusif (cocok) untuk keluarga, apakah kita siap jauh dari suami/istri/anak, bagaimana reportnya urus pindah sekolah anak, dan lain sebagainya.

Tetap saja semua harus dijalani.

Akhirnya saya juga dimutasikan ke Kantor Pusat Bea dan Cukai di Jakarta tepatnya di Direktorat Informasi Kepabeanan dan Cukai pada November 2017.

Bisa dikatakan Direktorat Informasi Kepabeanan dan Cukai ini adalah unit IT-nya Bea Cukai. Dalam direktorat ini pun terbagi beberapa subdit dan saya ditempatkan di Pengembangan Sistem Aplikasi alias jadi progammer.

Dulu, sewaktu saya masih di PDAD memang sempat belajar HTML, CSS, MYSQL, dan PHP secara otodidak. Mungkin ini salah satu alasan saya dipindahkan kemari. Ternyata sampai disini pengembangan aplikasi menggunakan Java.

Yahhh akhirnya saya belajar lagi, tambah bahasa pemrograman yang baru.

Saya tidak pernah menyangka akan menjadi progammer padahal dulu kuliah jurusannya itu Bea dan Cukai, tidak ada basic programmer sama sekali.

Yang Sering Orang Salah Persepsi

Karena dulu saya bekerja di area pelabuhan banyak teman yang tanya "Eh, ada barang black market ga? Aku beli dong."

Barang black market dari mana?!!! Barang black market itu kan barang penyeludupan yang intinya mengelabui petugas Bea Cukai untuk menghindari pajak dan bea masuk. Masak tanya barang BM ke petugas Bea Cukainya yang tidak tahu-menahu. Hehe

Teman-teman jika ingin mengetahui informasi Kepabeanan dan Cukai atau yang memiliki permasalahan terkait hal tersebut bisa langsung hubungi call center Bravo Bea Cukai 1500225.


Di Bea Cukai bisa jadi apa saja...
Diantara yang bisa saya sebutkan,
  • IT : programmer, networking, security
  • Auditor
  • Juru Sita
  • Penyidik
  • Penindakan
  • Patroli
  • Pemeriksa Barang
  • Pemeriksa Dokumen
  •  K-9 (dog handler)
  • Unit Narkotik
  • Ahli Lab
  • Call Center
  • Hingga kehumasan yang jago menggunakan kamera (fotografi dan videografi)
Dan lain sebagainya...

Tips untuk Anda yang ingin menjadi pegawai Bea Cukai... 

Jika Anda masih SMA, maka niatkan didalam hati untuk kuliah di PKN STAN. Anda dapat belajar lebih giat pasca lulus SMA. Belajar soal-soal Ujian Saringan Masuk PKN-STAN, dan bila dibutuhkan silahkan mendaftarkan diri di tempat bimbel (Bimbingan Belajar).

Informasi PKN STAN dapat diperoleh di pknstan.ac.id.


Namun, jika Anda sudah terlanjur kuliah ditempat lain, atau malah sudah wisuda. Senantiasa update informasi rekurtmen umum CPNS Kementerian Keuangan.

Biasanya beritanya masif lho. Pengumuman lengkap selalu tersedia di website Kemenkeu.go.id.


***

Nah, sekian sharing saya tentang pekerjaan Bea Cukai yang saya jalani. Jika ada pertanyaan lebih dalam, silahkan tinggalkan dikolom komentar.

Image Source :
1. http://www.bcpriok.beacukai.go.id (header image)

Artikel Blogger Finansial dan Pekerjaan Lainnya :

35 komentar:

  1. Mak jadi kepingin kerja di bea cukai :)

    BalasHapus
  2. Dari pada pakai cara kedua, mending pakai cara pertama ya.. wah seandainya dulu ada pengetahuan lebih banyak tentang STAN. di SMA dulu males banget oservasi tempat kuliah, jadi kuliahnya dimana dapat haha..

    BalasHapus
  3. Wuih, anak bea cukai sharing pengalaman nih, keren! Saya jadi pengen tanya-tanya juga nih soal cukai, hehehe. Boleh tak? Dan soal black market, emang identik banget dgn bea cukai, jadi orang mengira kalau bekerja di bea cukai, tentu tahu soal barang-barang manja itu, teryata belum tentu pada tahu ya, kalau bukan di bidangnya.

    Btw, memang PNS selalu identik dgn mutasi ya. Kadang bersyukur aku bukan PNS, jadi gak dipindah-pindah, walaupun pengen jadi PNS, karena ada pensiunannya, hehehe :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. BM itu hasil penyeludupan mbak, alias impor barang secara illegal, pastilah mengelabui bea cukai, garis pantai Indonesia tercinta ini aja panjang banget, pegawai bea cukai yang cuma sekian ngga bisa mengawasi semuanya, passti aja ada yang lewat, makanya Bea Cukai ga tau soal BM

      Hapus
  4. Infonya keren, terima kasih.

    BalasHapus
  5. Impian banyak orang nih bisa kerja di bea cukai. Kayak impian dulu jaman lulus SMA. Sayang disayang ngerasa enggak mampu dan ndak mencoba

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau ini sih mas nya yang ngga nyoba, haha

      Hapus
  6. kayaknya enak jadi call centernya ,.... XD
    tidak semua orang bisa jdi pns,... dan tentu kalau dah jadi pns, patut disyukuri,...
    kalau cerita diatas, suka jadi ngiri... kapan orang lain kaya saya... jhahah hidup kadang merasa gak berguna, kalau gak punya pekerjaan sekeren bea cukai,, tapi mo gimana lagi, semua orang sudah punya porsinya masing2... XD

    BalasHapus
    Balasan
    1. masing2 orang ada jalannya kok, dimanapun posisi kita saat ini bisa dimaksimalkan :D

      Hapus
  7. Ceritanya sangat menarik! Kebetulan, teman akrab saya juga lulusan STAN dan bekerja di Bea Cukai. :D
    Semoga sukses terus ya mas. :)

    BalasHapus
  8. Oh banyak juga yang bisa dilakukan pekerja bea cukai, jadi pengen hehee om.

    BalasHapus
  9. "Mata harus sehat, tidak boleh rabun. Sehat fisik dan rohani.

    Tuh kan, saingannya jelas makin sedikit dengan persyaratan tambahan diatas."

    Kok sebel ya liat kalimat itu? Haha

    BalasHapus
  10. jadi pengen juga nih jadi bea cukai, mau nanya2 boleh kak??
    minta nimer wanya gitu biar gampang kak
    makasih

    BalasHapus
  11. Ahhh stan! Dulu dua kali ikut tes D3 nya, tapi gagal mulu. Akhirnya kuliah teknik dah :D
    Salam kenal bang!

    BalasHapus
  12. Wah, semoga amanah sama profesinya, sukses selalu lah ~

    BalasHapus
  13. Keren nih, Mas. Makasih lho udah sharing, aku jadi tahu..
    Keren nih jadi programmer, terkadang hidup itu seperti itu, ada yang memang sedari awal kuliah di IT, tapi kerja di apa, berbeda dengan jurusan kuliah, begitu juga dengan yang bukan di IT, bisa kerja jadi programmer.

    Apapun itu harus banyak bersyukur ya, Mas. Aku juga percaya setiap orang sudah ada jatahnya masing-masing. Terkadang terlalu muluk-muluk mengejar kerja yang diingkan, sampai lupa akan bersyukur..

    Sukses selalu ya, Mas. Ditunggu cerita tentang bea cukainya lagi. Masih penasaran..he

    BalasHapus
    Balasan
    1. benar sekali, masing-masing orang sudah ada jalannya sendiri yang sudah disiapkan sama Allah, makanya harus selalu bersyukur.

      Hapus
    2. Setuju, dengan seringnya bersyukur apapun yang kita punya saat ini terasa jadi cukup. Alhamdulilah..

      Hapus
  14. Wuihh, alumni STAN tho? Kerennya!
    Tahun lalu aku ikut PKN STAN dan.. gagal. Mungkin memang bukan rezekinya!
    Tapi masnya termasuk enak loh ditempatkan di jakarta, salah satu seniorku ditempatkannya jauh banget sampai ke Kalimantan. Hehehe.

    Salam kenal ya mas :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebelumnya saya di tempatkan di homebase, sekarang dimutasi ke Jakarta, makin jauh dong saya dari homebase, hehe

      Hapus
  15. kalau pakai cara yang pertama, aku g lolos soalnya cewek, dan kala itu cewek belum boleh kan ya? kala dulu maksudku #anakgolongantua

    ada juga kakak kelasku di SMA, alumni STAN juga, cuman milih perpajakan dia. dan sekarang dinesnya di jakarta.

    kalau barang selundupan gitu mas, nantinya akan diapakan? dilelang kah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau barang seludupan ketahuan, alias ditangkap oleh Bea Cukai, bisa di musnahkan, bisa juga dilelang kalau ada nilainya.

      Dimusnahkan misal pakaian bekas dan produk nabati dan hewani yang tidak mendapatkan izin dari petugas karantina

      Hapus
  16. Keren banget mas, dulu aku daftar STAN tapi ga lulus hehe, niatnya dulu memang pengen jadi pegawai pajak hehe.
    Baca ini jadi termotivasi neh, kali aja next anak bisa masuk.
    Makasih sharingnya.

    BalasHapus
  17. Ngelihat kerjaan di instansi pusat kelihatannya enak semua ya, mas. Enak gajinya.. Hehehe :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. enak gajinya, beban kerjanya juga sebanding, apalgi biaya hidup di jakarta, ahh ampun2 dah sya

      Hapus
  18. Wah lulusan STAN ya. Suami saya juga lulusan STAN. Walau memiliki suami yang berlatar belakang orang ekonomi. Tetep aja saya kurang banyak paham tentang dunia ekonomi. Hehehe. Taunya cuma dunia pendidikan doang

    BalasHapus
  19. Alhamdulillah sudah diterima di beacukai stan d1, dan tahun ini lulus. Maen ke stan lg dong bang, kunjungi adeknya :)

    BalasHapus
  20. Luar biasa.. Pengalaman yang mendalam bekerja di Beacukai ini sangat memotivasi.

    BalasHapus
  21. Wah foto dirimu boleh juga hehehe. Postingannya detail banget ini, bisa ngasih insight terutama buat teman-teman fresh grad yang mungkin saat ini lagi mau cari pekerjaan. Salam kenal Sabda :)

    BalasHapus
  22. Wah, infonya lengkap banget. Sayang, saya sudah kena sindrom faktor "U" hehehe.. TFS !

    BalasHapus

Komentar spam tidak akan di-approve.

Copyright © 2017 Blogger Finansial dan Pekerjaan by Sabda Awal