Begini Cerita Saya 4 Tahun Bekerja di Bea Cukai

Artikel terkait : Begini Cerita Saya 4 Tahun Bekerja di Bea Cukai

Begini Cerita Saya 4 Tahun Bekerja di Bea Cukai


[Update 05 Januari 2018] : tulisan, gambar pendukung dan informasi ditambah/diubah serta menjawab pertanyaan yang sering ditanyakan dari kolom komentar.

Nama saya Sabda Awal, kelahiran Sumatera Utara. Saya menjadi pegawai Bea Cukai setelah lulus sebagai mahasiswa STAN.

Sewaktu kuliah, saya memilih prodi D1 Kepabeanan dan Cukai STAN. Saya hanya kuliah selama 10 bulan dan lulus pada tahun 2012.

Tidak langsung diangkat menjadi Calon CPNS, karena dimasa saya ada kebijakan moratorium, yaitu tidak menerima pengangkatan pegawai baru. Saya pun menggagur selama setahun, hingga 2013 barulah surat keputusan diterbitkan untuk mengabdi di kantor yang sudah ditetapkan.

Cara Menjadi Pegawai Bea Cukai

Cara menjadi pegawai Bea Cukai ada dua pilihan :

Pertama, kuliah di STAN dengan memilih jurusan Kepabeanan dan Cukai, lulus, dan menunggu penempatan.

Kedua, mengikuti seleksi umum rekruitmen umum CPNS Kementerian Keuangan. Rekruitmen umum adalah penerimaan dari yang bukan lulusan STAN.

Anda harus mengikuti tes CPNS Kementerian Keuangan.

Tidak semua jurusan diterima, melainkan sesuai kebutuhan yang sudah ditetapkan. Informasinya dapat dicek pada rekrutmen.kemenkeu.go.id. Mulai dari jadwal, persyaratan, tempat tes, tesnya apa saja, dan formasi ada disitus ini.

Jadi, jangan tanya saya lebih jauh tentang rekrutmen umum ini. Karena saya pegawai Bea Cukai, dan tidak berhubungan dalam proses penerimaan umum pegawai baru.

Apakah setiap tahun dibuka penerimaan umum ini? Tergantung kebutuhan, oleh sebab itu anda harus update informasi melalui situs yang telah saya sebutkan diatas. Namun begitu, biasanya jika ada pembukaan tes CPNS pasti beritanya masif di sosial media sosial.

Perjalanan di Bea Cukai

Untuk pengetahuan umum tentang Bea Cukai selama ini masyarakat sudah mendapatkan edukasi dari channel Net TV dalam program CUSTOMS.

Sementara itu, secara khusus saya telah mendiskripsikan pekerjaan Bea Cukai pada tulisan saya pada Ingin Menjadi Pegawai Pajak atau Bea Cukai? Perhatikan 4 Hal Ini.

Baiklah, usia pekerjaan saya masih seumur jagung. Jika dihitung-hitung sudah 5 tahunan.

Dulu mengapa saya memilih jurusan Bea Cukai karena saya merasa saingannya tidak terlalu banyak (Ujian Saringan Masuk STAN). Soalnya, dulu itu prodi Bea Cukai hanya untuk laki-laki saja, sedangkan sekarang laki-laki dan perempuan boleh mendaftarkan diri.

Dibandingkan dengan jurusan pajak, semua gender boleh mendaftarkan diri.

Seingat saya persyaratan memilih Jurusan Bea Cukai, untuk laki-laki tinggi minimal 165 cm, sementara perempuan 160 cm. Seingat saya lho, saya lupa soalnya saya daftar STAN tahun 2011.

Mata harus sehat, tidak boleh rabun. Sehat fisik dan rohani.

Tuh kan, saingannya jelas makin sedikit dengan persyaratan tambahan diatas.

Saat mendaftar, saya sama sekali tidak tahu Bea Cukai itu apa. Lucunya, junior-junior saya ketika saya tanya, "Sewaktu mendaftar, tahu Bea Cukai itu apa?".

Mereka jawab, "Tidak tahu Bang".

Jawabannya sama seperti saya dulu, hahaha 😂 .

Penempatan pertama saya pada salah satu kantor pelayanan di Sumatera Utara.

Baca juga : 4 Tahun Bekerja Sudah Punya Apa?

Belum Jadi PNS

Saat penempatan pertama, kami tidak semata-mata langsung menjadi PNS, bahkan bukan pula CPNS, melainkan CCPNS (Calon CPNS) alias OJT (On Job Training).

Masa OJT sudah mendapatkan gaji sebesar Rp 800.000/bulan. Sisanya akan dirapel ketika status sudah menjadi CPNS, seperti gaji pokok, tunjangan kinerja, dan tunjangan tambahan.

Dalam masa OJT ini terdapat penilaian khusus apakah akan diangkat menjadi CPNS atau tidak. Jadi, pastikan bekerja dengan baik dan mengikuti seluruh peraturan yang berlaku pada kantor.


Pada setiap kantor terdiri dari bidang/divisi, dalam Bea Cukai disebut sebagai seksi. Nah, saya ditempatkan di Kaur (semacam subseksi) Tata Usaha dan Kepegawaian.

OJT itu menggunakan baju hitam putih. Persis seperti pakaian pegawai magang di tempat umum. Disini saya belajar banyak, mengenai tata usaha dan kepegawaian.

Mulai dari hal-hal kecil, seperti pendistribusian surat, penomoran surat, penggandaan surat bahkan hal terkecil cara stempel yang benar pun diajarkan. Jadi saya merasa bersyukur ditempatkan dibagian tata usaha ini.

Saya juga sempat diperbantukan sebagai staf kepala kantor 😀

Dari pekerjaan-pekerjaan kecil itu saya mulai belajar tentang kepegawaian, mulai dari cuti, absensi, kontrak kinerja, pembuatan surat Tugas, surat perjalanan dinas, tata cara menjawab surat sampai pendosiran file-file pegawai. Sedikit banyak saya juga mengetahui peraturan terkait tata usaha dan kepegawaian.

Saat SKEP CPNS saya terbit, maka secara resmi saya diangkat menjadi CPNS. Saat itu, saya sudah kebagian bakal baju untuk dibuat seragam. Adapun pengangkatan menjadi PNS tepat di 1 Oktober 2013.

Makanya, 1 Oktober 2017 lalu golongan saya naik, dari II.a menjadi II.b. Sebelumnya menggunakan pangkat garis satu putih, sekarang sudah garis dua putih.

Secara struktural dan memenuhi ketentuan, setiap 4 tahun sekali golongan akan naik.

Begini Cerita Saya 4 Tahun Bekerja di Bea Cukai
Naik golongan


Oh ya, soal golongan, tamatan D1 golongan II.a, tamatan D3 golongan II.c, penerimaan umum S1 golongan III.a.

Baca Selengkapnya : 5 Saran Finansial Untuk Anda yang Baru Bekerja

Rolling

Biasanya disetiap kantor ada kebijakan rolling, yaitu pemindahan pegawai ke seksi lainnya setiap 6 bulan sekali. Tujuannya agar pegawai paham tugas di setiap masing-masing seksi yang ada.

Makanya, meskipun statusnya sebagai pegawai Bea Cukai, jika ditanya case A, belum tentu tahu tentang masalah tersebut. Karena sebelumnya memang belum pernah menghadapi case A.

Samalah seperti di kantor umum lainnya, rata-rata pegawai hanya menguasai bidangnya masing-masing.

Bahkan saya pernah ditanya oleh teman soal barang kiriman pos dan barang bawaan penumpang di bandara kedatangan internasional. Ya, saya harus cari informasi dulu, cari peraturan dan menghubungi teman-teman yang berhubungan langsung dengan tugas tersebut.

Apalagi jika saya ditanya soal cukai 😂 saya minim pengetahuan soal yang satu ini.

Sejak status saya menjadi CPNS saya pun di-rolling ke seksi Pengolahan Data dan Administrasi Dokumen (PDAD),- subseksi Pengolahan Data.


Nah, Pengolahan Data tugasnya mencakup memenuhi permintaan data dari internal dan eksternal, mengolah data, menjadi administrator, termasuk urusan jaringan, hardware dan yang berhubungan dengan vendor penyedia internet.

Atasan mengetahui jika saya menyukai IT, makanya dipindah ke subseksi tersebut. Sekarang ini yang saya rasakan, penempatan seorang pegawai pada suatu seksi disesuaikan dengan minat dan bakat pegawai tersebut.

Selama 3,5 tahun saya ditempatkan pada subseksi ini. Kemudian saya dipindahkan ke seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi,- subseksi Layanan Informasi.

Di seksi ini saja bekerja di frontdesk untuk mengedukasi setiap orang yang datang, bertanya, dan menelpon untuk mengetahui infromasi Kepabeanan. Selain itu, termasuk menyelesaikan sebagian kecil permasalahan di bidang kepabeanan. Ditambah setiap kegiatan penyuluhan dan sosialisasi saya ikut menjadi panitia.

Job desk ini juga membuat saya banyak membaca peraturan-peraturan terbaru agar tetap update. Bertanya kesana-kemari jika ada hal yang tidak saya ketahui 😂.

Rolling itu kebijakan masing-masing kantor. Ada yang rutin, adapula yang tidak menerapkannya. 

Mutasi

Pada Direktorat Bea dan Cukai, mutasi itu pasti bagi semua orang.

Di awal lulus STAN maupun lulus rekruitmen umum CPNS pasti ada surat pernyataan yang harus ditandatangi, yang isinya bersedia ditempatkan dimana saja, dari ujung timur hingga ujung barat Indonesia, hihi...

Tetapi jangan khawatir, kemanapun pindah tugasnya, diakhir masa bhakti biasanya pegawai akan dikembalikan ke daerah homebase sesuai dengan data yang diisi oleh pegawai yang bersangkutan.

Tidak jarang juga ada yang cukup kesulitan saat mutasi, terlebih lagi yang sudah menikah dan memiliki anak. Kebayangkan bagaimana repotnya pindahan ? Jika masih single  tidak masalah, tinggal bawa badan dan perlengkapan saja.

Beda cerita yang sudah  berkeluarga dan memiliki anak. Banyak pertimbangan yang harus dibuat, apakah tempat tugas baru kondusif (cocok) untuk keluarga, apakah kita siap jauh dari suami/istri/anak, bagaimana repotnya urus pindah sekolah anak, dan lain sebagainya.

Tetap saja semua harus dijalani.

Akhirnya saya juga dimutasikan ke Kantor Pusat Bea dan Cukai di Jakarta tepatnya di Direktorat Informasi Kepabeanan dan Cukai pada November 2017.

Bisa dikatakan Direktorat Informasi Kepabeanan dan Cukai ini adalah unit IT-nya Bea Cukai. Dalam direktorat ini pun terbagi beberapa subdit dan saya ditempatkan di Pengembangan Sistem Aplikasi alias jadi progammer.

Dulu, sewaktu saya masih di PDAD memang sempat belajar HTML, CSS, MYSQL, dan PHP secara otodidak. Mungkin ini salah satu alasan saya dipindahkan kemari. Ternyata sampai disini pengembangan aplikasi menggunakan Java.

Yahhh akhirnya saya belajar lagi, tambah bahasa pemrograman yang baru.

Saya tidak pernah menyangka akan menjadi progammer padahal dulu kuliah jurusannya itu Bea dan Cukai, tidak ada basic programmer sama sekali.

Nah, dipertengahan tahun 2018 saya mutasi lagi ke salah satu kantor pelayanan di Sumatera Utara. Rasanya bahagia karena pulang kampung. Meskipun bukan di homebase, paling tidak jika ingin pulang ke rumah tinggal beberapa jam saja dengan bus.

Yang Sering Orang Salah Persepsi Tentang Bea Cukai

Karena dulu saya bekerja di area pelabuhan banyak teman yang tanya "Eh, ada barang black market ga? Aku beli dong."

Barang black market dari mana?!!! Barang black market itu kan barang penyeludupan yang intinya mengelabui petugas Bea Cukai untuk menghindari pajak dan bea masuk. Masak tanya barang BM ke petugas Bea Cukainya yang tidak tahu-menahu. Hehe

Para penyeludup biasanya memasukkan barang tersebut lewat pelabuhan tikus (tidak resmi). Coba cek garis pantai Indonesia? Berapa panjangnya? 99.093 km! Nomor 2 terpanjang di dunia!

Bagimana cara menjaga pantai sepanjang itu dari penyeludup barang sementara jumlah pegawai tidak imbang? Maka dari itu penyeludupan masih mungkin terjadi. Bukan karena Bea Cukai tidak melaksanakan tugasnya, melainkan pegawai tidak cukup dan kewalahan sangking panjangnya pantai yang harus dijaga. 

Teman-teman jika ingin mengetahui informasi Kepabeanan dan Cukai atau yang memiliki permasalahan terkait hal tersebut bisa langsung hubungi call center Bravo Bea Cukai 1500225.


Di Bea Cukai bisa jadi apa saja...

Diantara yang bisa saya sebutkan,
  • IT : programmer, networking, security
  • Auditor
  • Juru Sita
  • Penyidik
  • Penindakan
  • Patroli
  • Pemeriksa Barang
  • Pemeriksa Dokumen
  •  K-9 (dog handler)
  • Unit Narkotik
  • Ahli Lab
  • Call Center 
  • Atase
  • Hingga kehumasan yang jago menggunakan kamera (fotografi dan videografi)
Dan lain sebagainya...

Suka Duka Menjadi Bekerja Di Bea Cukai

Dulu sempat mengalami duka, saat jumlah pegawai tidak sebanyak saat ini, karena tiap tahun sekarang selalu ada penerimaan pegawai baru.

Saya sempat menjadi tulang punggung di divisi saya 😂 . Kebayangkan bagaimana repotnya sendirian, hahaha... Saya mengerjakan semuanya sendirian.

Tapi sisi positifnya tetap ada. Saya jadi paham pekerjaan A-Z yang ada pada divisi tersebut. Dibalik duka ini ada hikmah yang sangat besar.

Selain itu saya tidak punya cerita duka. Semua saya jalani dengan semangat dan menikmati.

Tips untuk Anda yang ingin menjadi pegawai Bea Cukai... 

Jika Anda masih SMA, maka niatkan didalam hati untuk kuliah di PKN STAN. Anda dapat belajar lebih giat pasca lulus SMA. Belajar soal-soal Ujian Saringan Masuk PKN-STAN, dan bila dibutuhkan silahkan mendaftarkan diri di tempat bimbel (Bimbingan Belajar).

Informasi PKN STAN dapat diperoleh di pknstan.ac.id.


Namun, jika Anda sudah terlanjur kuliah ditempat lain, atau malah sudah wisuda. Senantiasa update informasi rekurtmen umum CPNS Kementerian Keuangan.

Biasanya beritanya masif dan pengumuman lengkap selalu tersedia di website rekrutmen.kemenkeu.go.id.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apa tiap tahun ada penerimaan CPNS?
Pantau saja di rekrutmen.kemenkeu.go.id

Kuliah selain STAN, jurusan apa saja yang diterima di Bea Cukai?
Tiap tahun berbeda, jadi baca saja di rekrutmen.kemenkeu.go.id

Dapatkah saya memilih penempatan di kantor sesuai pilihan saya?
Tidak

Dapatkah saya memilih divisi mana yang saya inginkan?
Tidak


***

Nah, sekian sharing saya tentang pekerjaan Bea Cukai yang saya jalani. Jika ada pertanyaan lebih dalam, silahkan tinggalkan dikolom komentar.

Image Source :
1. http://www.bcpriok.beacukai.go.id (header image)

Artikel Catatan Finansial PNS Muda Lainnya :

72 comments:

Komentar spam tidak akan di-approve.

  1. Dari pada pakai cara kedua, mending pakai cara pertama ya.. wah seandainya dulu ada pengetahuan lebih banyak tentang STAN. di SMA dulu males banget oservasi tempat kuliah, jadi kuliahnya dimana dapat haha..

    ReplyDelete
  2. Wuih, anak bea cukai sharing pengalaman nih, keren! Saya jadi pengen tanya-tanya juga nih soal cukai, hehehe. Boleh tak? Dan soal black market, emang identik banget dgn bea cukai, jadi orang mengira kalau bekerja di bea cukai, tentu tahu soal barang-barang manja itu, teryata belum tentu pada tahu ya, kalau bukan di bidangnya.

    Btw, memang PNS selalu identik dgn mutasi ya. Kadang bersyukur aku bukan PNS, jadi gak dipindah-pindah, walaupun pengen jadi PNS, karena ada pensiunannya, hehehe :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. BM itu hasil penyeludupan mbak, alias impor barang secara illegal, pastilah mengelabui bea cukai, garis pantai Indonesia tercinta ini aja panjang banget, pegawai bea cukai yang cuma sekian ngga bisa mengawasi semuanya, passti aja ada yang lewat, makanya Bea Cukai ga tau soal BM

      Delete
  3. Impian banyak orang nih bisa kerja di bea cukai. Kayak impian dulu jaman lulus SMA. Sayang disayang ngerasa enggak mampu dan ndak mencoba

    ReplyDelete
  4. kayaknya enak jadi call centernya ,.... XD
    tidak semua orang bisa jdi pns,... dan tentu kalau dah jadi pns, patut disyukuri,...
    kalau cerita diatas, suka jadi ngiri... kapan orang lain kaya saya... jhahah hidup kadang merasa gak berguna, kalau gak punya pekerjaan sekeren bea cukai,, tapi mo gimana lagi, semua orang sudah punya porsinya masing2... XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. masing2 orang ada jalannya kok, dimanapun posisi kita saat ini bisa dimaksimalkan :D

      Delete
  5. Ceritanya sangat menarik! Kebetulan, teman akrab saya juga lulusan STAN dan bekerja di Bea Cukai. :D
    Semoga sukses terus ya mas. :)

    ReplyDelete
  6. Oh banyak juga yang bisa dilakukan pekerja bea cukai, jadi pengen hehee om.

    ReplyDelete
  7. "Mata harus sehat, tidak boleh rabun. Sehat fisik dan rohani.

    Tuh kan, saingannya jelas makin sedikit dengan persyaratan tambahan diatas."

    Kok sebel ya liat kalimat itu? Haha

    ReplyDelete
  8. jadi pengen juga nih jadi bea cukai, mau nanya2 boleh kak??
    minta nimer wanya gitu biar gampang kak
    makasih

    ReplyDelete
  9. Ahhh stan! Dulu dua kali ikut tes D3 nya, tapi gagal mulu. Akhirnya kuliah teknik dah :D
    Salam kenal bang!

    ReplyDelete
  10. Wah, semoga amanah sama profesinya, sukses selalu lah ~

    ReplyDelete
  11. Keren nih, Mas. Makasih lho udah sharing, aku jadi tahu..
    Keren nih jadi programmer, terkadang hidup itu seperti itu, ada yang memang sedari awal kuliah di IT, tapi kerja di apa, berbeda dengan jurusan kuliah, begitu juga dengan yang bukan di IT, bisa kerja jadi programmer.

    Apapun itu harus banyak bersyukur ya, Mas. Aku juga percaya setiap orang sudah ada jatahnya masing-masing. Terkadang terlalu muluk-muluk mengejar kerja yang diingkan, sampai lupa akan bersyukur..

    Sukses selalu ya, Mas. Ditunggu cerita tentang bea cukainya lagi. Masih penasaran..he

    ReplyDelete
    Replies
    1. benar sekali, masing-masing orang sudah ada jalannya sendiri yang sudah disiapkan sama Allah, makanya harus selalu bersyukur.

      Delete
    2. Setuju, dengan seringnya bersyukur apapun yang kita punya saat ini terasa jadi cukup. Alhamdulilah..

      Delete
  12. Wuihh, alumni STAN tho? Kerennya!
    Tahun lalu aku ikut PKN STAN dan.. gagal. Mungkin memang bukan rezekinya!
    Tapi masnya termasuk enak loh ditempatkan di jakarta, salah satu seniorku ditempatkannya jauh banget sampai ke Kalimantan. Hehehe.

    Salam kenal ya mas :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebelumnya saya di tempatkan di homebase, sekarang dimutasi ke Jakarta, makin jauh dong saya dari homebase, hehe

      Delete
  13. kalau pakai cara yang pertama, aku g lolos soalnya cewek, dan kala itu cewek belum boleh kan ya? kala dulu maksudku #anakgolongantua

    ada juga kakak kelasku di SMA, alumni STAN juga, cuman milih perpajakan dia. dan sekarang dinesnya di jakarta.

    kalau barang selundupan gitu mas, nantinya akan diapakan? dilelang kah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau barang seludupan ketahuan, alias ditangkap oleh Bea Cukai, bisa di musnahkan, bisa juga dilelang kalau ada nilainya.

      Dimusnahkan misal pakaian bekas dan produk nabati dan hewani yang tidak mendapatkan izin dari petugas karantina

      Delete
  14. Keren banget mas, dulu aku daftar STAN tapi ga lulus hehe, niatnya dulu memang pengen jadi pegawai pajak hehe.
    Baca ini jadi termotivasi neh, kali aja next anak bisa masuk.
    Makasih sharingnya.

    ReplyDelete
  15. Ngelihat kerjaan di instansi pusat kelihatannya enak semua ya, mas. Enak gajinya.. Hehehe :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. enak gajinya, beban kerjanya juga sebanding, apalgi biaya hidup di jakarta, ahh ampun2 dah sya

      Delete
  16. Wah lulusan STAN ya. Suami saya juga lulusan STAN. Walau memiliki suami yang berlatar belakang orang ekonomi. Tetep aja saya kurang banyak paham tentang dunia ekonomi. Hehehe. Taunya cuma dunia pendidikan doang

    ReplyDelete
  17. Alhamdulillah sudah diterima di beacukai stan d1, dan tahun ini lulus. Maen ke stan lg dong bang, kunjungi adeknya :)

    ReplyDelete
  18. Luar biasa.. Pengalaman yang mendalam bekerja di Beacukai ini sangat memotivasi.

    ReplyDelete
  19. Wah foto dirimu boleh juga hehehe. Postingannya detail banget ini, bisa ngasih insight terutama buat teman-teman fresh grad yang mungkin saat ini lagi mau cari pekerjaan. Salam kenal Sabda :)

    ReplyDelete
  20. Wah, infonya lengkap banget. Sayang, saya sudah kena sindrom faktor "U" hehehe.. TFS !

    ReplyDelete
  21. Inspiratif..
    Sukses selalu mas..
    Salam.. bea cukai makin baik

    ReplyDelete
  22. Wahh hebat banget..
    Aku mau coba stan kak. Lagi memperdalam tentang bea cukai.
    Btw.. untuk masuk bea cukai, harus pinter banget bahasa inggrisnya gak kak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. maksimalkan kemampuan bahasa inggris untuk menjawab USM-nya, kalau udah di dunia kerja ga mutlak sih.

      Delete
  23. Wah hebat kak..
    Aku mau masuk stan insyaAllah..
    btw kak.. jadi pegawai bea cukai harus pintar banget bahasa inggris gak?

    ReplyDelete
  24. Kalo untuk mahasiswa hukum magang dibeacukai bisa gak ?
    Program kekhususannya Hukum tata negara

    ReplyDelete
    Replies
    1. Magang hanya diperuntukkan untuk CCPNS dari STAN dan rekrutmen umum kemenkeu

      Delete
  25. Menarik sharingnya mas, alhamdulillah anak kami juga kuliah di stan, bc-D1 2017, dan Insya Allah wisuda october 2018 ini.smoga tambah sukses ya

    ReplyDelete
  26. mas, kalau mau masuk bea cukai tapi saya jurusan broadcasting dan menggemari fotografi bisa nggak ya ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. silahkan cek di kemenkeu.go.id untuk rekrutmen dan syarat pendidikan ya

      Delete
  27. Alhamdulilah lulus SPMB PKN STAN 2018, walaupun pengennya jurusan akuntansi, mbleset ke BC d1, tetep harus di syukuri. Semoga bisa wisuda tahun depan. Salam sukses kak :-)

    ReplyDelete
  28. Dulu pernah nyoba daftar stan ga kterima pas lulus sma, pas kuliah ,kuliahnya jurusan bisnis internasional blajar tentang kepabean dan cukai juga. Tapi tetep ga kerja di bc, tp dapet suami kerja d bc hahaaa alhamdulillah, suami sih dr S1 daftar cpns kemenkeu dlu 2013. Yaa emang ya ,rencana Allah tu memang jauh lebih indah daripada rencana kita. Gag bisa kerja d bc, ehh dapet suami orang bc :D sukses buat kita semua

    ReplyDelete
  29. Kalau d1 dan d3 perbedaannya apakah nanti berpengaruh pada penempatan kerja?.

    ReplyDelete
  30. Salam kenal bang

    Saya mau nanya, ketika TKK, gigi tidak rapih/ kurang rapih tetapi bersih danbtidak ada yang bolong, apakah bisa lolos SPMB PKN STAN?

    Mohon jawabannya bang
    Terimakasih

    ReplyDelete
  31. ada yg punya kenalan org bea cukai di bagian soeta gak?ada yg saya mau tanyakan nih mhn bantuan nya

    ReplyDelete
    Replies
    1. hubungi bravo Bea Cukai aja 1500225 atau twitter @BeaCukaiRI

      Delete
  32. Makasih sharingnya bang... Doakan ane masuk bea cukai bang .. :)

    ReplyDelete
  33. Untuk penerimaan cpns bea cukai apakah tiap tahun ada?

    ReplyDelete
  34. Apakah setiap tahun ada penerimaan cpns bea cukai?

    ReplyDelete
  35. sekarang jadi dimana? range pengalamannya luas banget, ya. kemana2, menginspirasi! terima kasih sharingnya.

    ReplyDelete
  36. Kak mau tanya nih,kalu mau kuliah selain stan,jurusan yg biasany diperlukan itu apa ya?

    ReplyDelete
  37. Baru tahu aku, ternyata masnya orang hukum ya, wih mantap

    ReplyDelete
  38. Bang Sabda?! Wkwk iseng2 googling artikel trus baca nama blog-nya, eh kayak ga asing gitu wkwkwk Rupanya bener hahahaah >_<
    Sukses bang! Salam dari Kuncup, moga2 masih inget yaa :D

    ReplyDelete
  39. Kalau rolling kayaknya nggak mesti. Ada yang tiap 6 bln,3 bln, bahkan tidak sama sekali. Mutasi juga suka2. Ada yang baru setahun sudah kena mutasi. Yang begitu itu yang bikin keluarga deg-degan mikir pindahan rumah hingga sekolah.

    ReplyDelete
  40. Alhamdulillah makasih infonya kak. Kebetulan putriku baru lulus tahun ini 2018. Wisuda 18 oktober. Ankatan XXII. Sekarang lg mau OJT. Cuma dia bingung mau pilih ke mana. .? Jawa dan luar jawa masing masing 1 pilihan. Tolong Mana yg kira" terbaik manurut sampaian mas.. Mksh

    ReplyDelete
  41. Mantap bang share pengalamannya, kebetulan kakak saya juga di Bea cukai ,dia lulusan Stan 2012,Dan sekarang penempatan tugas di ambon

    ReplyDelete
  42. Nambah pengetahuan bagi ortu agar bisa bantu anak nentuin masa depan, Kayak kuliah di STAN itu. Pengen juga, nih kalau Palung kelak kuliah di STAN, gak bikin pusing ortunya soal biaya kuliah,
    Syaratnya juga bisa bantu yang awam agar tahu,
    Jadi PNS dengan tugas mutasi bagi yang masih lajang dan muda kayaknya tak masalah. Bukankah PNS adalah abdi negara juga, maka harus siap ditempatkan di mana saja.

    ReplyDelete
  43. Mau nanya mas..mutasi kebijakan kantor maksudnya gimana ya..
    Apakah ada yg tidak dimutasi samasekali

    ReplyDelete
    Replies
    1. mutasi itu wewenang kantor wilayah dan kantor pusat.

      Delete
  44. kak, saya mau nanya,,saya pengen masuk pkn satn 2019,,jdi saya pengen nya masuk beacukai dan pajak,,cuman saya bingung kak,,kan tes kesehatan mulai thn 2018 sdh tidak ada utk jurusan non beacukai,,tpi saya gigih banget kak pengen masuk beacuka,,cuman saya takut gagalnya di tes kesehatan karna gigi saya ada yg berlubang kak,,trus semisalnya gk lulus di tes kesehatann beacukai kak,,apakah saya akan dipindahkan ke jurusan pilahn kedua saya yaitu pajak atau dianggap gagal walaupun sdh lulus total dibagian tes tertulis?,,mohon info info nya kak,,makasih sebelumnya kak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. setahu saya tes kesehatan wajib untuk semua jurusan. Kalau ga lulus ya ga bisa lanjut ke tes berikutnya. Ga masalah soal gigi, kalau khawatir ya cabut aja giginya

      Delete
  45. Dari SMA pengen banget nih masuk STAN, 2017 aku daftar dan gagal di tes kedua wohohooo

    ReplyDelete
Copyright © 2018 Catatan Finansial PNS Muda | Written by Sabda Awal