Cara Menabung Untuk Gaji Kecil,- Ikuti 5 Langkah Serius Ini!

Artikel terkait : Cara Menabung Untuk Gaji Kecil,- Ikuti 5 Langkah Serius Ini!


Menabung merupakan salah satu impian banyak orang. Dengan menabung seseorang dapat meraih target finansial jangka pendek. Namun, harus diakui tidak semua orang dapat melakukannya, salah satu alasannya karena memiliki gaji kecil.

Namun perlu saya luruskan apa itu gaji kecil.

Karena tips ini ditujukan untuk yang berpenghasilan kecil bukan untuk orang yang berpendapatan besar dengan gaya hidup besar, lalu merasa bahwa gajinya kecil.

Selain itu, tahap-tahap agar bisa menabung meskipun gaji kecil ini tergolong serius. Jika anda mencari cara yang mudah, percayalah mudah itu juga ngga mudah-mudah amat. Jika niat anda hanya tinggal di hati namun tidak diperaktekkan,

5 langkah ini sudah saya susun sedemikian rupa sehingga runut. Jika salah satu langkah tidak dapat anda lakukan maka anda tidak dapat melanjutkan ke langkah selanjutnya. Artinya anda akan gagal menabung.

Saya pastikan pula anda yang ingin menabung meski gaji kecil, pasti sudah memiliki niat yang kuat untuk menabung. Jadi saya tidak akan membahas soal niat sebagai langkah pertama.

Baiklah, mari lanjutkan baca untuk melakukan langkah serius ini.

Apa itu Gaji Kecil?

Ini sesuatu yang penting untuk diluruskan. Saya berani bilang, gaji Rp 5 juta bagi sebagian orang besar, tapi untuk sebagian pekerja lainnya kecil. Mengapa?

Karena menilai gaji besar atau kecil itu bersifat relatif!

Gaji kecil adalah penghasilan yang sebanding dengan pengeluaran (biaya hidup dan tuntutan pekerjaan).

Contohnya begini...

Biaya hidup. Si A single berpenghasilan Rp 3,5 juta perbulan. Bekerja dan hidup di ibukota. Kita tahu bahwa biaya hidup di Jakarta mahal. Hampir seluruh gajinya habis untuk memenuhi kebutuhan hidup saja. Maka apabila dibandingkan antara pendapatan dan pengeluaran, bisa dikatakan gajinya termasuk kecil.

Tuntutan pekerjaan. Si B seorang wanita single bekerja di bidang jasa keuangan yang sering bertemu dengan kliennya. Untuk menambah rasa percaya diri dan memberikan keyakinan kepada klien, Si B senantiasa berpenampilan sempurna dari ujung rambut hingga ujung kaki.

Menggunakan skincare, make up dan berpakaian necis. Jadi karena tuntutan pekerjaan, setiap bulan ia menghabiskan banyak dana untuk biaya skincare, make up dan pakaian.

Padahal jika dia tidak dituntut seperti itu, sebagian besar gajinya dapat ditabung dan diinvestasikan.

Kesimpulan. Gaji kecil adalah jika dibandingkan dengan salah satu atau kedua faktor diatas,- biaya hidup atau tuntutan pekerjaan, gajinya sebelas-dua belas dengan pengeluaran.

Saya harap kita dapat menyamakan persepsi tentang arti gaji kecil.

Nah, bagi anda yang termasuk kreteria diatas baru deh tips ini dapat diterapkan. Sebaliknya, jika gaji anda sebenarnya besar, namun  'keberatan' di gaya hidup, maka 1 hal saja yang perlu dilakukan yaitu budgeting.

Cara Menabung Untuk Gaji Kecil


Sekali lagi saya tegaskan bahwa saya sudah menyusun tips ini secara runut. Apabila anda gagal di salah satu langkah, maka anda tidak dapat melanjutkan ke langkah berikutnya.

1. Pastikan Penghasilan Lebih Besar Dari Pengeluaran

Ini langkah awal yang wajib anda lakukan. Meski ini terdengar konyol.

Nyatanya, banyak orang yang memaksakan diri ingin menabung padahal penghasilan saja tidak mampu menutup biaya hidup.

Bagaimana bisa menabung jika pengeluaran lebih besar dari penghasilan?  Apa yang akan anda tabung? Tidak ada!

Lalu, bagaimana cara memastikan bahwa penghasilan lebih besar dari pengeluaran?

Caranya mudah : cukup pastikan anda tidak berutang untuk memenuhi kebutuhan hidup setiap bulan.

Indikatornya itu saja.

Mudah kan? Kebutuhan hidup terdiri dari tempat tinggal, pangan, sandang, transportasi, tagihan listrik dan air, komunikasi dan lainnya (disesuaikan dengan kebutuhan seseorang).

Nah, jika anda berutang cuma untuk biaya hidup. Lupakan soal menabung. Sebaiknya anda fokus earn more atau spend less saja dulu,- yaitu bagaimana cara agar gaji sebanding dengan pengeluaran.

Dilain hal, bagi anda yang merasa gaji pas-pas-an. Anda harus pintar spend less dan spend wise, caranya dengan melakukan budgeting, yaitu lanjut ke langkah nomor 2.

2. Budgeting

Langkah ke 2 ini harus dilakukan agar tahu berapa uang yang dapat anda tabung.

Jangan pernah berpikir kalau budgeting itu susah. Mudah sekali sodara-sodara!

Menghitung budget bulanan itu cukup dilakukan sekali saja kok. 

Jadi begini.... anda harus tahu berapa uang yang dikeluarkan untuk biaya hidup, yang terdiri dari alokasi makan, tempat tinggal, transportasi, komunikasi dan lainnya tergantung pengeluaran rutin anda.



Contoh Kasus :
Si Fulan single dan ngekos bergaji Rp3.000.000 perbulan sebagai kurir di ekspedisi. Tinggal di sebuah kota kecil. Lalu, ia menghitung biaya hidup selama sebulan.

Hasilnya begini...
Makan : Rp  750.000
Kos : Rp 500.000
Komunikasi dan internet : Rp 100.000
Kirim ke Orangtua : Rp 250.000
Transportasi (bensin) : Rp 500.000
Cicilan motor : Rp 350.000
Hiburan : Rp 200.000
Lain-lain/dana cadangan : Rp 200.000

Setelah ditotal hasilnya adalah : Rp 2.850.000

Dari perhitungan budget ini dapat disimpulkan bahwa ada uang Rp 150.000 yang menganggur. Nah, jumlah ini lah yang bisa ditabung.

Dalam melakukan budgeting, pastikan biaya setiap pos diatas sesuai dengan kondisi riil. Usahakan jangan over budget saat dibelanjakan.

*over budget : lebih dari budget (yang direncanakan).

Jadi, fungsi menghitung biaya bulanan adalah untuk mengetahui berapa uang yang dapat anda tabung.

Ingat! Berapapun nilai "uang menganggur" yang anda dapat jangan diabaikan. Meskipun nilainya hanya Rp 20.000.

Silahkan ambil pulpen dan kertas. Tuangkan kedalam catatan. Jika anda mengalami kesulitan dapat meninggalkan pertanyaan di kolom komentar tentang budgeting.

3. Simpan di Rekening Yang Berbeda

Setelah anda berhasil menghitung pengeluaran bulanan dan mendapatkan nilai "uang menganggur" yang dapat ditabung. Maka, tabunglah uang tersebut pada rekening yang berbeda.

Karena mengumpulkan uang pengeluaran dan tabungan dalam satu rekening yang sama adalah omong kosong. Anda akan bingung sendiri mana yang untuk pengeluaran bulanan mana yang untuk ditabung.

Jika perlu, hindari pemakaian kartu debit saat anda membuat rekening yang dikhusus kan ini. Hindari pula fitur yang memudahkan Anda melakukan transaksi seperti sms, mobile dan internet banking.

Anda hanya punya satu akses saja untuk mengambil uang ditabungan tersebut yaitu dengan langsung datang ke bank. Dengan cara ini anda tidak akan tergoda mengutil tabungan anda karena harus ke bank dulu.

Saya sarankan pula bukalah rekening bank tanpa biaya administrasi. Berikut ini anda dapat memilih jenis tabungan tanpa biaya administrasi :

  1. Mandiri Tabunganku
  2. BCA Tabunganku
  3. BNI Tabunganku
  4. Muamalat Tabunganku
  5. Syariah Mandiri Tabunganku
  6. BNI iB Hasanah Wadiah

3 daftar pertama adalah bank konvensional dan 3 daftar terakhir adalah syariah. Rata-rata setoran awal Rp 20.000 dan setoran selanjutnya minimal Rp 10.000.

Tentunya daftar diatas membebaskan biaya administrasi dan anda tetap mendapatkan bunga 0,25% s.d 1% untuk bank konvensional.

Jadi, jangan khawatir jika anda menabung nilai kecil karena takut terpotong biaya administrasi. Kini, banyak produk tabungan bebas administrasi yang dapat anda cari di internet dan 6 diantaranya sudah saya lampirkan pada daftar diatas.

Silahkan klik untuk mendapatkan informasi lengkapnya, karena saya langsung mengarahkan ke situs produk bank tersebut.

4. Tabung di Awal

Saat anda menerima gaji, langsung pindahkan jatah tabungan untuk ditabung. Jangan pernah ditunda, apalagi menunggu hingga akhir bulan.

Karena banyak orang yang  menunda-nunda ditabung karena khawatir akan ada kebutuhan mendesak. Jadi mereka berpikir untuk jaga-jaga, mending jatah tabungan ditabung belakangan saja.

Ini justru konsep yang salah. Ingat bahwa saat anda menghitung biaya bulanan pada langkah ke 2 didalamnya sudah termasuk dana cadangan. Jadi, jangan akal-akalan membuat dana cadangan jadi double!

Lupakan soal risau dihati. Lakukan saja menabung di awal.

Masalah nanti perlu dana cadangan tambahan, anda dapat menarik uang tabungan saat dibutuhkan. Itu pun jika benar-benar mendesak.

5. Konsisten

Langkah terakhir adalah konsistensi. Step terakhir ini tidak kalah pentingnya dengan 4 langkah sebelumnya.

Banyak yang berniat kuat, niatnya sedalam samudera Hindia *ceilee di awal. Berhasil menabung hingga bulan ke 3, lalu lama-lama jadi malas sendiri.

Penyebab malas itu ada banyak. Ada yang malas karena nyetor ke bank. Ada yang galau karena uangnya ngga cepat nambah banyak. Bahkan ada pula yang merusak niat sendiri.

Nah, jadi tetap konsisten, jangan kasihhh kendor!


***

Kesimpulan

Saya simpulkan bahwa...

Gaji kecil itu bersifat relatif, tergantung dari biaya hidup dan tuntutan pekerjaan. Jika gaji anda sebelas-duabelas dengan pengeluaran karena 2 faktor diatas maka gaji anda termasuk kecil.

Adapun 5 langkah serius yang anda lakukan agar dapat menabung adalah...

1. Pastikan penghasilan lebih besar dari pengeluaran. Indikatornya : anda tidak berutang untuk memenuhi biaya hidup dan tuntutan pekerjaan.

2. Budgeting. Hitung pengeluaran bulanan untuk memperoleh jumlah uang yang dapat ditabung. 

3. Buat rekening berbeda. Hindari pakai kartu debit dan kemudahan transaski seperti sms, internet dan mobile bankimg. Pilihlah jenis rekening tabungan yang membebaskan biaya administrasi.

4. Sisihkan diawal. Pada saat gajian, jatah tabungan langsung ditabung. JANGAN TUNDA.

5. Konsistensi. Bulatkan tekad, jangan sampai niat setinggi gunung Himalaya anda rusak sendiri.

Demikian cara menabung untuk gaji kecil dengan 5 langkah serius. Semoga berhasil dalam menerapkannya.

Hello finance, make it fun


Image Source :
Canva.com, Pexels.com



Artikel Catatan Finansial PNS Muda Lainnya :

71 comments:

Komentar spam tidak akan di-approve.

  1. Sangat bermanfaat mas Sabda sarannya ini, terutama buat saya yang masih pemula dalam mengelola uang secara pribadi.. πŸ™

    ReplyDelete
  2. Kalau saya paling berhasil itu nomor 4. Jadi sisihkan duluan, sama halnya dengan kewajiban bayar cicilan. Kalau nggak gitu nggak bakalan bisa nabung. Ngelihat duit nganggur ya pengen dibelanjain, xixi.

    ReplyDelete
  3. Bisa dipraktekkan nih caranya agar bisa menabung sebab saya termasuk orang yang bergaji kecil.

    ReplyDelete
  4. makasih mas sabda, tips bisa dipraktekkan nih walo pun saya belum gajian hiks

    ReplyDelete
  5. Cakep banget tipsnya mas sabda.
    Konon pernah baca kalo manusia itu makhluk sosial yang sangat rakus. Mereka lebih mudah untuk menghabiskan dibandingkan berhemat. Nah dengan tips diatas setelah membagi berdasarkan pos dan kebutuhannya masing - masing, kita hanya perlu menghabiskannnya secara disiplin dan uang akan tetap awet sesuai rencana.

    ReplyDelete
  6. Woow! Perlu dicoba nih, Agar tidak terlalu tergiur dengan yang namanya belanja yang sudah pasti akan banyak membuang2 Uang.

    Karena tidak selamanya kita punya uang banyak.πŸ˜„πŸ˜„

    ReplyDelete
  7. Penghasilan saya tidak cukup untuk di tabungkan

    ReplyDelete
  8. Baru tahu kalau ternyata BCA juga ada produknya yang tidak pakai biaya administrasi. Hmm, kalau gitu patut dipertimbangkan nih buat buka rekening baru. Thanks for the info, mate.

    ReplyDelete
  9. Tabungan no.6 BNI iB Hasanah Wadiah mah lengkap banget fiturnya. Nanti tergoda memanfaatkan fitur2nya.

    Mending pakai produk Tabungaku. Antara no.1 sampai 3, saya lebih memilih BCA Tabunganku. Banyak mesin setor tunai soalnya. Mempermudah banget buat setor tanpa harus ke teller.

    Kalau mau menyisihkan uang untuk ditabung yang berbeda rekening beda bank, bisa menggunakan FLIP supaya tidak terkena biaya transfer antar bank. Kan gaji kecil, semua biaya harus ditekan. :P

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oke mbak maksih sarannya, tpi apakah bisa merequest untuk menonaktifkan fitur2 tersebut?

      Delete
  10. Saya sudah coba melakukan budgeting dan menyimpan di awal, namun susahnya untuk kosisten. masih sering tergoda mengambil uang tabungan untuk beli barang-barang lucu yg bahkan tidak mendesak sekalipun hiksss nggak konsekwen ya TT

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yeahh beli barang2 lucu ya mbak, ahahhaha memang cuci mata gabisa dihindari malah kepincut buat beli juga

      Delete
  11. Untuk poin kedua dan keempat masih sering lupa, karena tergoda saat menerima gaji. Akhirnya budgetin dan tabungan awal sering terlewat. Next mulai membiasakan semua tips ini bang..

    ReplyDelete
  12. Yup, benar2 relatif yah bro, aku juga punya produk tabungaku dari CIMB Niaga nih, dan ku pke buat tabungan hehe

    ReplyDelete
  13. Mantap tips nya bang....
    Punya banyak rekening juga ludes mungkin pola hidup ku yang perlu di perbenah .
    Sekali lagi terimakasih tips dan sarannya.

    ReplyDelete
  14. Lah kalau belum bekerja gimana bang?
    Pengeluaran selalu .
    Masukannya nihil .

    ReplyDelete
  15. Sayah merasakan tertampar sekaligus tertantang dengan tulisan ini.

    Tapi benar bgt menabung soal keinginan aja kok. Klo kita maksa2in diri pasti ada kok yg ditabung. Wlau kecil bgt huhuhu

    Saran lainnya ;carilah side job bagi mereka yg bergaji kecil. #kayaksayainih hahaha

    ReplyDelete
  16. Bukan dipungkiri kalau seseorang berpenghasilan kecil, terutama di kota yang berUMR kecil .. itu kasihan.
    Gimana aku bisa bilang begitu, karena mengingat semua kebutuhan hidup harian jaman sekarang itu ngga ada yang murah.

    Kalau lihat selisih jauh perbedaan besaran UMR di kota tertentu, sebetulnya miris juga.
    Padahal harga sembako misalnya juga sama di tiap kota.

    Tapi sudahlah, ngga usah dibahas yuk besar kecilnya UMR, ntar malah puyeng sendiri hahaha ..

    Kita praktekan saja anjuran mas Sabda untuk rajin menabung meski bergaji imut, eh kecil maksudku :)

    ReplyDelete
  17. Untung sekarang banyak produk tabungan tanpa biaya administrasi ya. Jadi menabung terasa lebih mudah.

    ReplyDelete
  18. Saya sedang mencoba menabung meskipun gaji kecil dan pas2an, biasannya nabung yah kalau lagi ada pekerjaan tambahan diluar pekerjaan tetap, menurut saya prtibadi kalau nabung di bank bisanya enggak akan aweet,,, haha you knowlah, kan biasanya ada atmnya tuh, jadi sering keceplosan ngambil duit tabungan, makanya sekarang saya lebih milih nabung emas, dan alhamdulillah uang/simpan yang kita simpan aman sentosa, solanya kan tidak ada akses semudah nabung di bank yang menggunakan ATM itu, jadi bagi saya pribadi ini sangat2 efektip juga dibandingkan nabung emas yang model online2 gitu, dan mungkin ini juga tergantung pribadi masing - masing juga sih yah, soal tahan dan enggaknya, soal gatel dan enggaknya buat menggunakan duit yang ditabung whahahah :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener juga sih nabung emas bisa lebih aman dari iseng ngambil tabungan karena kasesnya susah

      Delete
  19. Keren tipsnya mas, jangan mengabaikan sisa uang walau kecil, ini yang kadang aku abaikan dan jadinya malah gak nabung2. Untuk membagi tabungan itu bener banget mas, kalau Ndak di pisah ketika uang dalam tabungan banyak kita akan berkeinginan untuk membeli hal hal yang gak perlu

    ReplyDelete
  20. Ah, terima kasih tipsnya, Mas Sabda.
    Saya tertarik poin no. 1. Saya nggak tau gaji saya termasuk besar apa kecil karena saya gak pernah membuat daftar pengeluaran, hehe. Prinsip saya selama uang di ATM bisa ditarik, berarti masih punya simpanan. Yang pasti saya menghindari banget berutang

    ReplyDelete
  21. Simple aja sih kalau pengen tabungan banyak.. Banyakin pemasukan kurangin pengeluaran..
    Karna kita manusia, kita juga banyak kebutuhan. Kita tidak bisa memastikan akan mengeluarkan uang segini dan mendapat pemasukan segini. Karna di dunia ini tidak ada yang tau. Kita hanya bisa membuat rencana.

    ReplyDelete
  22. Sayaa udah menerapkan nih cara kaya gini mas ^^ dan sangat membantu untuk mengontrol keuangan bulanan

    ReplyDelete
  23. Ini nih harus ada perencanaan tabungan juga di berbagai rekening, tapi kl aku susah sih mas, pemasukan masih seadanya hehhee
    biar istri aja yg atur keuangan,, aku mah tinggal minta aja hahaha
    enak kan

    ReplyDelete
  24. keinget waktu saya kerja di bank sampai buat rek di bank lain. Selain buat menyimpan juga buat menghindari karena kadang temen2 suka kepo berapa gaji saya pernah ketahuan kok bisa masih banyak? Laah saya jadi atuut. itu uang saya kok malah diinterogasi. dibilang saya gak pernah jajan semacam tas2 branded laah apalah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga diintrogasi mbak, kok simpanan say masih banyak,,, iya karena sejak awal udah manage.. tapi takut juga dikiran korupsi lagi haha

      Delete
  25. Aah, paling sulit buat konsisten kak. Apalagi kalo tiba" ada puyeng dikit, kayaknya mending buat beli yg pedes" hihi. Wanita mah suka giniπŸ˜‚

    ReplyDelete
  26. saya salut banget sama orang yang rajin budgeting, nyatetin dan ngitungin duitnya tiap rupiah yang mengalir ke hulu maupun ke hilir.

    ReplyDelete
  27. Pas banget, pas banget buat saya yang tetap bepenghasilan dengan nominal yang itu-itu saja. Tips yang mas sabda tuliskan ini berguna banget buat saya baru saja merintis keluarga baru dengan hadirnya putri pertama. Mengingat tambahan di luar gaji hanya bergantung pada THR, dan bonus akhir tahun, cara-cara seperti budgeting sangat efektif untuk diterapkan.

    Bicara soal gaji selalu identik dengan Rezeki.
    Izinkan saya mengutip kalimat bijak yang cukup viral ini :
    Rezeki pasti mencukupi hidupmu. Tapi belum tentu cukup untuk gaya hidup.

    ReplyDelete
  28. Budgeting nya sih yang selalu bikin aku kacau di menjelang akhir
    Selalu jadi minus hahaha

    ReplyDelete
  29. Aku pernah baca kalau menabung ini harus dipaksakan. Ya salah satunya memang disihkan sejak awal, bukan uang sisa-sisa di akhir bulan. Kalau tidak dipaksakan dan disisihkan sejak awal, niscaya nabungnya nggak bakal jadi/susah terlaksana
    Jadi ini soal komitmen dan gaya hidup juga.. Btw bermanfaat nih artikelnya

    ReplyDelete
  30. Tips keuangan yg keren! Yang penting kan gaya hidup. Mau gaji sebesar apapun, kalo tingkah polahnya bak horang kaya yg royal habis2an ngeluarin duit, ya ga bakalan cukup tuh pendapatan 😊

    ReplyDelete
  31. Konsisten itu paling penting ya, dan kalau untuk perempuan ketambahan, bedakan mana kebutuhan mana keinginan.

    Saya dulu waktu single, gajinya habis buat makan dan bayar kos.
    Abisnya, makan juga pilih2 sih hahaha.

    Nabung di awal juga penting sih, apalagi buat ciwi2, liat rekening masih ada isinya, segala hal make up udah jadi kebutuhan deh hahaha

    Manfaat banget nih postingannya, bahkan untuk emak2 kayak saya.
    Yang seharusnya jadi manajer keuangan keluarga hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha ciwi ciwi emang ga tahan kalau ada uang nganggur di rekening haha

      Delete
  32. Biasanya suami ngasih jatah uang belanja harian yang sudah termasuk jajan anak dan kadang jajan saya 20 eibu setiap hari, upah suami sebagai laden bangunan 70 ribu. Nah, yang 50 ribu per hari itu bisa untuk gas, beras, air, listrik, pulsa, hal tak terduga, plus rokok dan kopi suami.
    Sekarang saya pegang sebagian upah suamu yang dibagikan setiap pekan (6 hari sekali). Harus bisa mengaturnya untuk pos penting. Meski leluasa belanja minyak goreng dan bahan makanan kering dulu, rasanya saya tetap boros untuk pos jajan dan belanja dapur untuk hari ini. Yah, mestinya cuma 3 saja, pernah 5 macam karena suanmi kadang kelaparan kala malam hari.
    Susah memang jika dibilang bahwa gaji kecil bisa membuat pengeluaran lebih kecil daripada penghasilan. Harus ada sisa untuk ditabungkan. Meski tak seberapa.
    Nanti saya harus bikin catatan mengenai pos pengeluaran mingguan. Beli bumbu dapur sebaiknya dalam seperempatan gram untuk bawang merah dan putih. Itu lebih hemat daripada per bungkus kercil 500 rupiah di warung.
    Sepertinya saya harus lebih ketat lagi untuk urusan jajan meski cuma gorengan pagi untuk sarapan, he he. Ganti dengan bikin nasi goreng telur diorak-arik.
    Sekarang jagung di pekarangan depan sudah besar dan bisa dibikin bala-bala (bakwan) atau perkedel jagung. Manfaatkan itu untuk teman makan nasi atau camilan. Juga bayam di pekarangan. Sebenarnya pengen menanam lebih banyak lagi sayur-mayur di pekarangan, cuma harus tunggu tanaman jagung selesai berbuah agar lahannya dipakai menanam hal lain.
    Bagi kami, pos yang terpenting adalah makan. Kebutuhan pangan diutamakan daripada hal lainnya. Jangan lupa pula sedekah. Tak selalu berbentuk uang, hasil kebun kayak jagung, misalnya.
    Oh ya, saya harus giat menulis agar bisa menambah saldo tabungan masa depan. Itu alternatif tambahan dana bagi keluarga kami.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener mbak, melakukan perubahan hal hal kecil akan berdampak juga mbak, kalau yg kecil otu ternyata berjumlah banyak akan terlihat hasilnya

      Delete
  33. ...tapi yang penting itu kesadaran. Kalo gak sadar akan pentingnya nabung, ya percuma ajah. Ye gak? Wkwkwkwkwk :D

    ReplyDelete
  34. Ya, sebenarnya tergantung kitanya, ya. Mau menurunkan standard gaya hidup atau "menyesuaikannya" dengan gaji - maksudnya ya sesuai kayak gaji besar maka pengeluarannya besar juga. Padahal kalo standard diturunkan bisa lebih banyak yang ditabung. Karena sering kali kita silau dengan keperluan atau kepentingan yang bukan kebutuhan.

    ReplyDelete
  35. kuncinya memnag disiplin :).. aku termasuk yg susah sbnrnya nabung, kec nabung utk traveling itu paling kuat.. mungkin krn traveling itu passionku, jd menabung ksana justru bikin aku semangat... tapi menabug utk masa depan beda lg ;p... godaannya memang lbh kuat,, makanya utk tabungan jk panjang, aku lbh suka ikutan reksadana, bonds, ato skr ini bakal ada Sukuk sr011 , itu aku lgs semangat kalo ada IPO begini.. mau ga mau uangnya memang harus disediain segera.. makanya cara nabungku model begitu.. yg harus 'dipaksa' lah :D . dan terkunci jd ga bisa diutak atik ;p

    ReplyDelete
  36. Terima kasih atas sharingnya, mas. Kesalahan yang saya lakukan itu, masih tak simpen di satu rekening yang sama. Dan benar memang, ending-endingnya enggak bisa ngatur mana uang buat kebutuhan sehari-hari sama uang mana yag khusus buat di tabung.

    Oiya, nambahin satu bank lagi yang bebas biaya administrasi bulanan, BRI Syariah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lha digabungin jd 1 ya ga bisa mbak, haha

      Btw makasih udah nambahin

      Delete
  37. Pengeluaran aku lebih besar karena hidup sok glamour. Artinya aku dalam kategori gaji kecil dong bang?

    Ajarin untuk berhemat ya bg. Mungkin budgeting bisa diterapkan terlebih dahulu

    ReplyDelete
  38. Katanya emang begitu, walaupun gaji kecil, mesti ada yang disisihkan..buat berjaga-jaga dan masa depan

    ReplyDelete
  39. betul, gaji besar atau kecil itu pada kenyataannya memang relatif, tergantung cara kita memperlakukannya...

    ReplyDelete
  40. sepakat banget mas sama cara2nya..
    saya pun melakukan itu setiap bulan, budgeting dan punya rekening berbeda.
    tapi terkadang kurang konsisten untuk nabung diawal. Akhirnya karena suka nunda2 nabung, uang nya kepakai sebagian dan nabung nya gak sesuai rencana. tapi tetep sih konsisten nabung setiap bulan.

    ReplyDelete
  41. Wah betul banget tuh tipsnya. Boleh dicoba tuh hehe

    ReplyDelete
  42. Baru tau kalau arti gaji kecil itu adalah penghasilan yang sebanding pengeluaran. Pantes saja kata wong yg udah cukup kaya tapi tetap merasa miskin, lah pengeluaran nya buanyak hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yah pengeluaran banyak, tapi kalau gaya hidip yang besar gimana? Ga bisa dong dibilang gaji kecil

      Delete
  43. Konsisten langkah terberat bagi saya mas hehehe.

    Trims tips2nya mas. Membuka wawasan saya soal budgeting

    ReplyDelete
  44. Wah,keren juga ini blog,baru pertama kalinya saya berkunjung kesini
    Infonya juga bermanfaat sekali untuk anak-anak muda seperti saya
    Memang terkadang mengendalikan uang itu sulitnya minta ampun,liat barang bagys sikit beli,liat barang murah sikit beli,wah pokoknya habis dibeli dan mudah-mudahan dengan referensi dari blog ini bisa menambah pengetahuan saya,sehingga hidup lebih hemat lagi dan punya tabungan hede di masa depan nanti,salam kenal dari saya kuanyu,seorang blogger dan penjelajah setiap blog yang ada di indonesia

    ReplyDelete
  45. konsisten bener banget
    dulu pas masih jadi GTT dengan gaji 600 rebu per bulan
    konsisten nabung di koperasi sekolah
    lumayan sih pas akhir tahun ajaran baru bisa diambil buat jalan2
    beda sama sekarang meski lebih gede penghasilan
    hiks

    ReplyDelete
  46. Terima kasih, Mas. Tipsnya keren. Tapi saya sering kecolongan di nomor 5. Nggak konsisten.:D

    ReplyDelete
  47. baiklah. nice tips dari post ini.

    ReplyDelete
  48. Kalau gw sih gajinya utuh. Soalnya ada tante yang memenuhi kebutuhan gw. Makanya mas, nikah sama musdalipah, masa depan gemilang...


    HUAHAHAHA

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah enak banget dibiayai sama tante...

      Eh btw tante yang mana? Bukan sugar mommy kan? Haha

      Delete
    2. Tante yang ngasih saya mobil, apartemen dan uang jajan tiap bulan

      Wkwkwkwk

      Delete
  49. sesungguhnya menabung itu, hal yang tersusah dilakukan setelah menulis :D

    ReplyDelete
  50. bisa diterapkan nih, walau saya masih mahasiswa, hehe.
    makasih sudah sharing tips yang keren ini mas

    ReplyDelete
  51. Saya sudah melakukan hal ini dan emang berhasil. Walau penghasilan kecil tapi masih bisa punya tabungan.

    ReplyDelete
  52. Saya sudah pernah baca tentang budgeting, dan pernah menyusun budget juga. Tetapi, entah kenapa pengeluaran saya sering melebihi budget. Pengeluaran saya sebagian besar habis untuk makanan dan transport -_-

    Terima kasih atas sharing nya mas :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah ini yang harus di evaluasi, mulai gunakan kata "mengapa?" Mengapa bisa over budgeting

      Selamat mencoba

      Delete
  53. yang jelas jangan mudah tergiur 'keingingan'. Belilah apa yang kita butuhkan, bukan inginkan, niscaya tabungan akan semakin banyak.

    ReplyDelete
Copyright © 2018 Catatan Finansial PNS Muda | Written by Sabda Awal